323 Kontingen Porseni PWNU Jatim Ikuti Training Center selama Sepekan

  • Whatsapp
Foto : Ratysan atlet PWNU Jawa Timur bersiap lakukan TC
Foto : Ratysan atlet PWNU Jawa Timur bersiap lakukan TC

MALANGSATU.ID – Ratusan atlet memadati Gedung Rektorat Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Lidah Wetan, Jumat (06/01/2023).

Bacaan Lainnya

Atlet-atlet tersebut berasal dari madrasah, pesantren dan perguruan tinggi se-Jawa Timur yang terpilih menjadi kontingen Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur dalam Porseni tingkat Nasional. Gelaran Porseni yang diinisiasi oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu akan digelar pada Kamis-Ahad (12-22/01/2023) mendatang di Surakarta.

Oleh karena itu, untuk mempersiapkan fisik atlet, PWNU Jawa Timur mengadakan Training Center (TC) pada Jumat-Kamis (06-12/01/2023) yang dipusatkan di Unesa dan Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Gus Noor Shodiq Askandar, Manajer Kontingen PWNU Jawa Timur dalam pembukaan TC pada Jumat (06/01/2023) malam mengatakan bahwa total atlet dan peserta lomba seni yang mengikuti Porseni 2023 adalah sebanyak 323.

“Kontingen PWNU Jawa Timur terbagi dalam tim Jawa Timur 1 dan Jawa Timur 2, total sejumlah 323 peserta dengan rincian 222 peserta laki-laki dan 101 peserta perempuan,” katanya.

Gus Shodiq sapaan akrabnya juga mengucapkan terima kasih kepada sejumlah pihak yang memfasilitasi adanya TC ini serta meluangkan waktu untuk mengikuti TC hingga perlombaan Porseni mendatang.

“Kami tentu mengucapkan terima kasih kepada Unesa yang telah memfasilitas tempat TC untuk kontingen Jawa Timur. Tidak lupa kepada semua peserta kami juga menyampaikan terima kasih telah bersedia meluangkan waktunya untuk memperjuangkan kontingen Jawa Timur untuk meraih juara umum,” terangnya.

Sementara itu, KH Marzuqi Mustamar Ketua PWNU Jawa Timur yang turut hadir dalam acara pembukaan TC tersebut berpesan kepada seluruh peserta agar selalu menjaga kesehatan, berlatih dengan maksimal dan menjaga emosi.

“Untuk menjadi juara jaga kesehatan, berlatih secara maksimal dan kendalikan emosi. Jangan sampai ketika bertanding kita emosi. Siapa yang emosi maka dia kehilangan kendali dan mudah dipatahkan lawan,” pesannya.

Selain itu, Kiai Marzuqi menjelaskan bahwa NU Jawa Timur menjadi barometer daerah lain dari berbagai sisi, seperti keorganisasian, madrasah, pesantren dan perguruan tinggi. Maka dari itu, Kiai Marzuqi berharap NU Jawa Timur juga menjadi barometer dalam hal olahraga dan seni dari gelaran Porseni ini.

“Status juara, terdepan dan menjadi barometer itu membuat kita percaya diri. maka kontingen Jawa Timur harus juara umum, sehingga jadi barometer olahraga bagi daerah lain,” jelasnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek, Malang itu juga menuturkan bahwa PWNU Jawa Timur ingin sekali memberikan beasiswa kuliah gratis bagi peserta Porseni yang saat ini duduk di bangku SMA dan MA.

“PWNU Jawa Timur punya kerja sama beasiswa dengan kampus-kampus di Jawa Timur, seperti Unesa, UTM, UM, Unisma, UPN, ITS, UB total ada sekitar 800 kursi kuliah gratis. Kriterianya adalah hafal al-Quran 5 sampai 10 juz, atau hafal imrithi atau pernah juara MTQ. Kami harap dari kontingen Porseni PWNU Jawa Timur bisa mengisi kuota beasiswa tersebut,” pungkasnya.

Turut hadir dalam pembukaan TC tersebut, Wakil Rektor 2 Unesa Drs Suprapto, Katib Syuriyah PWNU Jawa Timur KH Romadhon Khotib, Wakil Ketua PWNU Jawa Timur KH Ahsanul Haq, Sekretaris PWNU Jawa Timur Prof Akh Muzakki, Wakil Bendahara PWNU Jawa Timur H Rasidi dan H Amin Mujib, para official serta panitia kontingen PWNU Jawa Timur.(*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait