Peringatai HSN 2022, Sako Pramuka Ma’arif NU Kab Malang Akan Gelar Kemah Dan Porseni 2000 Santri

  • Whatsapp
Foto : Technical meeting persiapan kemah dan Porseni Santri HSN 2022
Foto : Technical meeting persiapan kemah dan Porseni Santri HSN 2022

MALANGSATU.ID – Peringati Hari Santri Nasional 2022, Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Malang akan menggelar Kemah dan Poseni Satri yang akan diikuti oleh 2000 santri.

Bacaan Lainnya

Hal ini tersampaikan saat pelaksaan Technical Meeting Kemah dan Porseni Santri NU Kabupaten Malang, Sabtu (24/09/2022).

Kegiatan kemah dan porseni santri ini akan dilaksanakan di STIE Al-Rifaie Gondanglegi, Kabupaten Malang pada tanggal 21-23 Oktober 2022.

Menurut Ketua PC LP Ma’arif NU Kabupaten Malang, H Abdul Malik Karim Amrullah mengatakan bahwa secara global persiapan Kemah dan Porseni Santri NU Kabupaten Malang sudah mencukupi syarat.

“Saya lihat persiapannya sangat matang dan sudah sesuai yang kita rencanakan untuk kemah santri ini,” ujarnya.

Dokyor Amka, begitu akrab dipanggil menjelaskan, bahwa pemilihan tempat kemah santri di STIE Al-Rifaie merupakan salah satu alternatif yang baik untuk pelaksanaan.

“Setelah TM ini saya harap seluruh kepanitiaan terutama Sako Pramuka Ma’arif NU Kabupaten Malang untuk bergerak lebih masif mempersiapkan kegiatan yang baik,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Sako Pramuka Ma’arif NU Kabupaten Malang, Ribut Iswanto menyampaikan, bahwa kemah dan Porseni Santri NU Kabupaten Malang direncanakan akan dilaksanakan pada 21 hingga 23 Oktober 2022 mendatang.

“Ada 4 jenjang yang mengikuti perkemahan ini, di antaranya yakni Siaga SD/MI, Penggalang SD/MI, Penggalang SMP/Mts, dan Penegak SMA/MA. Khusus adik-adik SD/MI nantinya tidak menginap dan hanya mengikuti kegiatan selama sehari saja,” jelasnya.

Ia menjelaskan, pihaknya menargetkan jumlah peserta kemah santri sejumlah 2.000 siswa-siswi.

“Saat ini yang mendaftar sudah 1.000 lebih. Dari 33 kecamatan di Kabupaten Malang, sudah terdaftar sekitar 85 persen,” terangnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait