Susun Strategi Dakwah, PC LDNU Kab Malang Gelar Raker

  • Whatsapp
Foto : PC LDNU Kab Malang gelar raker
Foto : PC LDNU Kab Malang gelar raker

MALANGSATU.ID – Pengurus Cabang Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (PC LDNU) Kabupaten Malang menggelar rapat kerja yang bertempat di Aula Ponpes Al Matin Tawang Argo, Karangploso, Jumat 17/6/2022.

Bacaan Lainnya

Rapat kerja PC LDNU Kabupaten Malang ini di hadiri oleh pengurus PCNU Kabupaten Malang, tampak hadir wakil sekretaris Ahmad Danil Boy. Dan juga di hadiri ketua PC LDNU Kabupaten Malang, H. Imron Rosyadi Syarif serta seluruh pengurus PC LDNU Kab Malang dan pengurus LDNU se Kabupaten Malang.

Acara rapat kerja ini dibuka oleh H. Daniel Boy sekaligus memberikan pengarahan kepada para pengurus PC LDNU Kabupaten Malang. Dalam pengarahanya, Danil Boy menyampaikan bahwa PC LDNU tidak bisa berjalan tanpa ada dukungan semua anggotanya.

“Saat inilah waktunya untuk menyusun program dan rencana yang akan dilaksanakan ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PC LDNU Kabuoaten Malang H. Imron Rosyadi Syarif mengatakan, bahwa kegiatan raker ini merupakan lanjutan dari pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) yang telah dilaksanakan bulan lalu.

“Fungsinya adalah untuk menyederhanakan renstra  menjadi program dan kegiatan,” ujarnya.

H. Imron Rosyadi Syarif menyampaikan bahwa dalam raker tersebut, ada tiga bidang atau divisi yang digabungkan menjadi satu untuk memudahkan dalam pelaksanaan program yang ditetapkan.

“Strategi dakwa kita susun dengan sangat sederhana, namun harus tepat sasaran dan mengikuti perkembangan zaman”, jelasnya.

Ketua PC LDNU Kabupaten Malang juga mengatakan bahwa dalam menyusun strategi dakwah dalam raker tersebut, pihaknya juga mengundang beberapa nara sumber sekaligus senior di NU, agar memberikan masukan atas strategi dakwa yang akan di susun.

“Kami undang pada senior, agar memberikan masukan terkait strategi dakwah yang akan kita susun”, ujarnya.

Sedangkan Sekretaris PC LDNU Malang, Gus Ahmad Baidhowi menjelaskan terkait penggabungan tiga bidang atau divisi yang dilakukan karena memiliki kesamaan tugas dan fungsi, yaitu; bidang atau divisi dakwah daerah minoritas dan tertinggal, Divisi dakwah daerah urban dan perkotaan, serta divisi dakwah dan pengembangan perempuan.

“Ketiganya digabungkan menjadi satu divisi yaitu Divisi Tabligh dan Pengembangan Masyarakat,” terangnya.

Menurutnya, sinergitas antar divisi dalam lembaga juga kerjasama antar lembaga telah terpetakan lewat beberapa program dan kegiatan. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait