FKL Gelar Pelatihan Pembuatan Eco Enzim Untuk Obati Penyakit PMK

  • Whatsapp
Foto : FKL gelar pelatihan pembuatan Eco enzim untuk obati penyakit PMK
Foto : FKL gelar pelatihan pembuatan Eco enzim untuk obati penyakit PMK

MALANGSATU.ID – Merebaknya penyakit mulut dan kaki (PMK) pada sapi menggugah penggiat lingkungan Kabupaten Malang yang tergabung dalam Forum kader lingkungan Kabupaten Malang (FKL) yang berkolaborasi dengan relawan Eco enzim Indonesia (REEI) menggelar sosialisasi dan pelatihan pembuatan ECO enzim untuk penanganan PMK pada sapi di kampung Plosokandang Dusun Boto Desa Banjarsari kecamatan Ngajum, Sabtu 25/6/2022.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh peternak sapi se Kecamatan Ngajum, Masyarakat plosokandang dan beberapa perwakilan penggiat dari kecamatan Sumberpucung, wagir, Pagak, Kepanjen, bululawang dan Singosari.

Menurut Irma, ketua REEI Malang Raya mengatakan bahwa Eco enzim ini sudah terbukti bisa menyembukan sapi yang terkenan PMK.

“Eco enzim ini sudah terbukti menyembuhkan penyakit PMK pada sapi, dimana sudah di praktikan di Jabung, Karang ploso dan singosari”, ujarnya.

Sementara itu, menurut Ahmad Yani ketua FKL mengatakan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan pengabdian FKL untuk masyarakat dan diharapkan bisa membantu masyarakat dalam mengatasi penyakit PMK.

“Kegiatan ini akan dilakukan di beberapa kecamatan di Kabupaten Malang, kami harap semua pihak terlibat dalam mengatasi permasalahan di masyarakat”, ujarnya.

Ahmad Yani menjelaskan bahwa Pelatihan hari ini menghabiskan Bahan organik berupa kulit buah antara lain jeruk, nanas, pepaya sebanyak 25 Kg, Molase 5 Kg.

“Dan diharapkan dalam waktu 100 hari kedepan bisa dipanen satu drum ecoenzim yg akan dibagikan ke masyarakat”, terangnya.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Ketua FKL Kab Malang , Ahmad Yani. Kepala Desa Banjarsari, Hj. Siti Mu’awanah S.Pd yang membuka acara dan memberikan pengarahan bahwa kehadiran FKL sangat membantu pemdes dalm penanganan PMK yang sangat meresahkan warga. Juga turut hadir Irma Nur Aini Ulfa (ketua REEI Malang), sebagai narasumber. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait