Jelang Konfercab, Begini Harapan Wanhat GP Ansor Kab Malang

  • Whatsapp
Foto : M. Iksan, Dewan Penasehat GP Ansor Kab Malang
Foto : M. Iksan, Dewan Penasehat GP Ansor Kab Malang

MALANGSATU.ID – Jelang Konferensi Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Malang yang akan dilaksanakan pada tanggal 28/11/2021 yang bertempat disalah satu hotel di Kepanjen memantik perhatian dari kalangan pihak terutama dari tokoh internal GP Ansor Kabupaten Malang yang berharap agar pelaksanaan konferensi berjalan dengan baik dan lancar.

Bacaan Lainnya

Salah satu yang memberikan perhatian khusus adalah M. Iksan, Dewan penasehat PC GP Ansor Kabupaten Malang.

Menurut M. Iksan, bahwa
Perhelatan periodik berupa Konferensi Cabang GP ANSOR Kabupaten Malang yang meruoakan agenda rutin periodisasi pergantian kader pimpinan level cabang adalah sebuah momentum untuk merumuskan program kerja strategis untuk waktu 4 tahunan.

“Momentum Konferensi Cabang GP Ansor Kabupaten Malang kali ini harus mampu menjawab beberapa tantangan-tantangan bangsa Indonesia pada empat tahun ke depan. Beberapa tantangan tersebut adalah: munculnya generasi baru, digitalisasi segala aspek kehidupan, dan tren intoleransi dan radikalisme”, ujarnya, Kamis 25/11/2021.

M. Iksan mengatakan bahwa selain harus siap menghadapi tantangan tersebut, GP Ansor juga harus tetap konsisten meneguhkan sikap sebagai pengawal eksistensi Islam Ahlussunnah waljamaah An-nahdliyah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Diharapkan pimpinan Ansor terpilih nanti harus mampu membawa kader Ansor yang siap berkhidmat kepada kiai, menjadi benteng garda depan para ulama, agama, bangsa juga Negera Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)”, ujarnya.

Selain itu, menurut M. Iksan, bahwa Konfercab GP Ansor Kabupaten Malang kali ini diharapkan mampu merumuskan program-program kerja strategis dan taktis yang mampu merespons berbagai aspek kebutuhan pengembangan kapasitas SDM kader agar mampu menjawab berbagai tantangan global, nasional, regional maupun lokal terlebih saat ini bangsa sedang menghadapi situasi pandemi Covid-19 dan dampak-dampak yang ditimbulkanya termasuk dampak ekonomi.

“Pimpinan terpilih harus mampu menjalankan roda organisasi dengan kerja-kerja tim (team work), transparan, akuntable, profesional dan kolaboratif sinergis baik di lingkungan banom-banom NU maupun stakeholder pembangunan lainya”, pungkasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait