IPNU-IPPNU Turen Adakan Lomba Tradisional, Peringati HSN

  • Whatsapp
Foto : IPNU-IPPNU Turen gelar lomba tradisional peringati HSN
Foto : IPNU-IPPNU Turen gelar lomba tradisional peringati HSN

MALANGSATU.ID – Banyak cara dilakukan untuk membangkitkan spirit resolusi jihad Mbah KH Hasyim Asy’ari dalam konteks kekinian, pada peringatan Hari Santri Nasional.

Bacaan Lainnya

Memperingati HSN (Hari Santri Nasional) 2021, sekaligus melestarikan warisan budaya leluhur, IPNU-IPPNU Kecamatan Turen menggelar Aneka Lomba Tradisional, Minggu (24/10/2021).

“Kami ingin merevitalisasi spirit resolusi jihad Mbah KH Hasyim Asy’ari dalam konteks jaman now. Lewat upaya mengenalkan kembali permainan tradisional yang menyimpan banyak pesan diantaranya sportivitas, kerjasama, toleransi dan saling menghargai kawan maupun lawan,”:tegas Pembina IPNU-IPPNU Desa Pagedangan Kecamatan Turen
Ahmad Rodzi, Minggu (24/10/2021).

Seperti diketahui, kegiatan ini diadakan berlokasi di halaman Madrasah Ibtidaiyah Raudlatul Falah Desa Talok Kecamatan Turen Kabupaten Malang.

“Banyak manfaat dari kegiatan ini. Semisal terjalinnya silaturahmi antar kader, mengembangkan jaringan dan pastinya badan menjadi sehat bugar karena permainan tradisional, badan bisa bergerak menekankan keseimbangan konsentrasi dan gerakan,” terang pria alumnus UNIRA Malang ini.

Kegiatan rekreatif-edukatif ini melibatkan panitia yakni kader PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Turen yang dinahkodai oleh Fajar mahasiswa UNESA. Adapun peserta adalah seluruh kader IPNU-IPPNU Kecamatan Turen.

“Hadiahnya berupa barang dan uang pembinaan untuk keberlanjutan organisasi di tingkat ranting/desa,” terang pria yang juga ketua Pokdakan Sumber Lele Wo Turen ini.

“PAC tahun lalu tidak mengadakan, karena tahun lalu kondisi masih belum memungkinkan dikarenakan pandemi,” imbuh pria yang juga KAHMI ini.

Ia mengungkapkan pesan penting terkait kegiatan ini. “Semoga permainan ini bisa terus terjaga di setiap zaman, karena permainan sekarang cenderung malas gerak, berbayar dan acuh terhadap lingkungan sekitar,” tukasnya.

“Harapannya semoga peserta yang antusias turut serta ikut perlombaan dalam rangka Hari Santri Nasional menjadi generasi penerus bangsa yang cinta pada bangsa, agama, dan negara (NKRI),” pungkasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait