PPKM Darurat Perpanjangan, Warga Kabupaten Malang Boleh Makan di Tempat, Ini Syaratnya

  • Whatsapp
Foto : Wahyu Hidayat, sekda kab malang
Foto : Wahyu Hidayat, sekda kab malang

MALANGSATU.ID – Pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali di perpanjang, membuat Pemerintah Kabupaten Malang harus mengikuti regulasi pusat.

Bacaan Lainnya

Namun demikian, saat ini Kabupaten Malang masuk level 3, dalam penanganan Covid-19 tetap mengikuti peraturan seperti pada level 4.

Seperti yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, terdapat beberapa keringanan. Tidak seketat daerah yang ada di level 4.

“Meski Kabupaten Malang ini masuk level 3, untuk penanganannya hampir sama dengan level 4. Level ini yang menentukan pemerintah pusat,” ujarnya, Rabu 21/7/2021.

Wahyu mengatakan bahwa dalam pelaksanaan saat ini, terdapat beberapa keringanan aturan dalam pencegahan Covid-19. Keringanan ini bakal disambut hangat masyarakat

“Aturan itu membolehkan masyarakat makan di tempat atau makan di restoran dan sejenisnya. Tak ada lagi istilah take away buat melayani pembeli”, terangnya.

Menurut Wahyu, berdasarkan regulasinya ada beberapa keringanan.

“Jika berdasarkan regulasinya, ada beberapa keringanan dibanding regulasi sebelumnya seperti diperbolehkan makan di tempat. Meski demikian ada batasan waktu hingga 30 menit. Kalau lain-lainnya hampir sama,” jelasnya.

Wahyu menegaskan, bahwa kebijakan-kebijakan lain tetap diberlakukan.

Kebijakan yang masih berlaku, seperti penerapan jam malam dan pukul 20.00 penerangan jalan umum (PJU) masih tetap dimatikan.

“Selain itu penyekatan tetap ada. Jalan yang ditutup juga tetap ada. Operasi yustisi juga tetap dilakukan,” bebernya.

Wahyu akan menanti efektifitas penerapan aturan dengan istilah baru ini selama sepekan mendatang. Jika berkaca pada penerapan PPKM Darurat sebelumnya, pelaksanaan PPKM Darurat masih menunjukkan ritme kasus Covid-19 yang masih fluktuatif.

“Kondisi Covid-19 saat ini masih fluktuatif. Seminggu mendatang ini akan kami lihat apakah (kasus Covid-19) naik atau turun. Kalau tetap naik berarti harus ada penanganan yang harus lebih ketat lagi. Testing kami diperbanyak, tentu ada dampak dari banyaknya tes tersebut. Tapi lebih cepat ditangani,” jelasnya.

Lebih lanjut Wahyu mengimbau kepada masyarakat untuk tidak bosan menerapkan protokol kesehatan ketika beraktivitas.

“Arahan-arahan protokol kesehatan harus tetap dilakukan secara ketat,” pungkasnya.(*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait