Dinkop UMKM Luncurkan E-Lakop Solusi Aplikasi Di Tengah Pandemi Covid-19

  • Whatsapp
Foto : Wabup malang hadiri peluncuran E-lakop dinkop kab malang
Foto : Wabup malang hadiri peluncuran E-lakop dinkop kab malang

MALANGSATU.ID – Dinkop UMKM Kabuoaten Malang luncurkan inovasi baru dalam penerapn pelaporan koperasi di Kabupaten Malang dengan meluncurkan aplikasi bernama E-Lakop (E-Laporan Koperasi).

Bacaan Lainnya

Dinkop UMKM Kabupaten Malang yang mewadahi 1.335 koperasi terus berinovasi ditengah situasi pandemi covid-19 sebagai solusi untuk tetap produktif dalam pelayanan.

Peluncuran E-Lakop (E-Laporan Koperasi) dihadiri oleh Wakil Bupati Malang Drs.H.Didik Gatot Subroto.SH.MH yang menyebutkan bahwa adanya aplikasi E-Lakop tersebut merupakan solusi tepat untuk mengetahui sejauh mana perkembangan perkoperasian di Kabupaten Malang.

“Ini sudah sesuai dengan perkembangan teknologi artinya memang kita sudah harus berperilaku memanfaatkan teknologi digitalisasi”, ujarnya.

Menurut Wabup, dengan adanya aplikasi seperti E-Lakop ini, membawa dampak positif, salah satunya mampu mengefisiensi bukan hanya dari sisi waktu tapi juga biaya. Selain itu lewat aplikasi yang ada, sistem pelaporan yang sebelumnya konvensional  dapat dipercepat sehingga setiap saat akan diketahui progres pengembangan perkoperasian di Kabupaten Malang.

“Banyak manfaatnya, dari percepatan pelaporan, efisiensi penganggaran  bahkan bisa memberikan perlindungan keselamatan pelaku koperasi,” terangnya.

Sementara itu Kadinkop dan UMKM Kabupaten Malang Dra.Pantjaningsih Sri Rejeki .Msc menjelaskan tujuan diterapkannya aplikasi E-Lakop tersebut lebih mengarah ke digitalisasi berbasis elektronik. Lewat aplikasi tersebut, banyak keuntungan dan efisiensi yang dihasilkan, diantaranya sistem pelaporan per tiga bulan bisa cepat tersampaikan lewat sistem online.

“Disini kita akan tahu sejauh mana progres koperasi saat ini. Karena lewat aplikasi tersebut, semuaya akan kita ketahui sehingga dari hasil yang diketahui tersebut kita bisa membuat langkah dan kebijakan untuk koperasi itu sendiri,” jelasnya.

Pandja menambahkan, sistem apliasi E-Lakop ini sendiri juga bagian untuk mendukung program pemerintah Pusat untuk menjadikan Koperasi Modern yang mampu menjadi penopang ekonomi masyarakat. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait