Ratusan Mobil Diputar Balik, Hari Pertama Penyekatan Larangan Mudik

  • Whatsapp
Foto : Forkopimda lakukan pengecekan di pos penyekatan
Foto : Forkopimda lakukan pengecekan di pos penyekatan

MALANGSATU.ID – Hari pertama penyekatan larangan mudik, sebanyak 100 kendaraan lebih dari luar daerah diputar balik di┬áKabupaten Malang, Kamis 6/5/2021.

Bacaan Lainnya

Petugas kepolisian lakukan penyekatan dan mencegat ratusan kendaraan di pintu keluar tol dan daerah perbatasan.

Seperti disampaikan oleh Kapolres Malang AKBP Hendri Umar yang menjelaskan bhawa hari pertama penyekatan Larangan Mudik masih banyak ditemukan kendaraan dari luar rayon 2 yang mencoba masuk.

“Hari pertama masih ditemukan kendaraan dari luar rayon 2  yang mencoba masuk. Mereka dapat teridentifikasi oleh petugas di pos penyekatan,” ujarnya.

Kapolres Malang mengatakan, ratusan kendaraan yang diputar balik di tiga pos penyekatan. Yakni pos penyekatan Lawang, pos penyekatan Singosari, dan pos penyekatan Pakis.

“Dari laporan anggota, sampai siang ini kendaraan yang diputar balik sebanyak 45 kendaraan di Singosari, 25 kendaraan di Lawang dan 40 kendaraan di Pakis. Jadi total 110 kendaraan yang di putar balik,” ungkapnya.

Menurutnya, kendaraan yang diputar balik merupakan kendaraan berpenumpang bukan warga dari Malang Raya atau dari rayon 2, yang datang tanpa ada kepentingan tugas dan darurat, atau hanya kepentingan mudik saja.

“Kalau ada surat tugas dari instansi maupun perusahaan, bisa kami bantu. Begitupula dengan kondisi darurat, asal bisa menunjukan buktinya, maka kami bantu pula,” terangnya.

Menurutnya, tindakan sama juga diterapkan di pos penyekatan mandiri. Dimana petugas melakukan penyekatan. Bagi kendaraan yang bukan warga asli rayon 2 langsung diputar balik.

“Kami mohon maaf apabila ada kendaraan dari luar daerah masuk ke Kabupaten Malang tanpa ada surat tugas dan keperluan darurat, maka akan diarahkan kembali ke daerahnya,” urainya.

Dia menegaskan, petugas di lapangan akan bertugas terus memeriksa dan memutar balik kendaraan yang akan masuk ke Kabupaten Malang tanpa adanya tugas dan darurat, selama penerapan Larangan Mudik tahun ini. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait