Pemkab Malang Akan Bangun Rumah Sementara Untuk Warga Terdampak Gempa

  • Whatsapp
Foto : Srkda kab malang (kanan) saat mendampingi Bupati Malang tinjau lokasi gempa
Foto : Srkda kab malang (kanan) saat mendampingi Bupati Malang tinjau lokasi gempa

MALANGSATU.ID – Gerak cepat Pemkab Malang dalam penanganan korban gempa dengan membangun rumah sementara bagi masyarakat terdampak gempa dan kesulitan mencari rumah sewa.

Bacaan Lainnya

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, yang mengatakan bahwa untuk pemerataan rumah warga yang terdampak gempa hanya membutuhkan waktu sehari, dan akan dimulai pada Rabu 14/4/202.

Sekda Kabupaten Malang mengatakan bahwa untuk pemerataan rumah yang terlihat rusak sebagian tersebut dilakukan agar memudahkan proses pembangunan, dan untuk material bangunan, mulai hari ini didatangkan.

“Pemerataan diperkirakan sehari cukup, bahkan hari ini material bangunan sudah mulai datang,” ujarnya, Rabu 14/4/2021.

Wahyu, menyampaikan bahwa pembangunan rumah sementara di Desa Jogomulyan sendiri awalnya hanya 11 rumah dengan perhitungan biayanya satu rumah akan menghabiskan anggaran antara Rp 15 juta hingga Rp 20 juta.

“Rumah yang dirobohkan memang akan mendapatkan bantuan untuk membangun rumah sementara. Jadi rumah yang dirobohkan itu nanti akan dibangun kembali. Makanya pendataan rumah itu perlu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wahyu mengatakan bahwa selama rumah dibangun, sementara masyarakat akan menghuni tenda pengungsian. Untuk itu, dirinya berpesan agar masyarakat dapat menjaga kesehatan selama berada di pengungsian.

“Kami imbau masyarakat bisa terus menjaga kesehatan, terutama menjaga protokol kesehatan sembari rumah sementara sedang dibangun 14 hari kedepan,” terangnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data yang berhasil dihimpun dari BPBD Kabupaten Malang, dampak dari gempa bermagnitudo 6,1 tersebut mengakibatkan empat orang meninggal dunia, dan sebanyak 104 orang mengalami luka-luka.

Sedangkan, update data dari BPBD Kabupaten Malang, kerusakan bangunan yang tersebar di 29 dari 33 kecamatan, untuk rumah warga total ada sebanyak 5.010 unit, untuk bangunan sekolah ada 192 unit, fasilitas kesehatan (Faskes) ada 15 unit, dan bangunan tempat ibadah 96 unit, serta 23 fasilitas umum lainnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait