Gelar Rapat Kerja, KPEU MUI Jatim Prioritaskan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat

  • Whatsapp
Foto : Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Dr. KH. Noor Shodiq Askandar, SE, M.M.
Foto : Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Dr. KH. Noor Shodiq Askandar, SE, M.M.

MALANGSATU.ID – Gelar rapat kerja, Komisi Pemberdayaan Umat (KPEU) Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur, prioritaskan pemberdayaan ekonomi umat, rapat kerja ini digelar aula mini Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo, Sabtu 3/4/2021.

Bacaan Lainnya

Rapat kerja Komisi Pemberdayaan Umat (KPEU) Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur 2021 mengambil Tema “Memberdayakan Ekonomi Untuk Kemaslahatan Umat”.

Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat (KPEU) merupakan program unggulan dan strategis yang direkomendasikan oleh musyawarah daerah MUI Jatim.

Seperti disampaikan oleh Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Dr. KH. Noor Shodiq Askandar, SE, M.M. mengatakan bahwa saat ini bukan lagi memantapkan diri super hero tapi harus memantapkan lembaga sebagai super tim.

“Ada tim yang sangat kuat sekaligus kekuatan super tim itu yang nantinya akan memberikan jaminan bahwa komisi ini bisa berlangsung secara baik”, ujarnya.

Foto : Rapat kerja komisi pemberdayaan umat MUI Jawa Timur

Gus Shodik begitu akarab dipanggil, mengatakan bahwa Pengurus harus berdaya dulu, baru memberdayakan umat.

“Di Majelis  Ulama Indonesia itu murni tempat berkhidmat untuk bangsa dan umat, dan kehadirannya pun ditunggu MUI Kabupaten dan Kota”, ujarnya.

Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Dr. KH. Noor Shodiq Askandar, SE, M.M. Pembahasan pada rapat kerja KPEU MUI saat ini fokus kepada program strategis.

Sementara itu, KH. Abdul Hamid Wahid sebagai tuan rumah sekaligus Wakil Ketua KPEU MUI Jawa Timur, mengatakan bahwa sebagai tuan rumah pihaknya sangat bangga dan bahagia dipercaya untuk melayani MUI khususnya KPEU MUI Jawa timur.

“Tentu dalam harapan acara ini membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat bangsa dan negara Kami siap melayani apapun yang di perlukan tentu sebatas dengan kempampuan dan keterbatasan yang kami miliki,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, sebagai pembicara utama, Prof Mas’ud Said menyampaikan poin-poin yang bisa dilakukan KPEU MUI antara lain, pengembangan ekonomi harus bermula dari apa yang kita punya dan berdasarkan data, gerak ekonomi perlu menimbang proyek strategis yang dirancang pemerintah pusat dan daerah.

“PMDN Jawa Timur tertinggi di seluruh Indonesia dibandingkan Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Demikian pula, APBD Jawa Timur adalah di antara tertinggi secara nasional,” ungkapnya.

Hadir pada acara tersebut pengurus MUI, pengurus KPEU Jawa Timur dan beberapa undangan dari berbagai jejaring KPEU MUI Jatim. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait