Dirjen Kemendagri Kunjungi Desa Tunjungtirto, Dinilai Layak Jadi Role Model Penanganan Covid

  • Whatsapp
Foto : Wabup Malang sambut kedatangan dirjen kemendagri
Foto : Wabup Malang sambut kedatangan dirjen kemendagri

MALANGSATU.ID – Cara Pemdes Tunjungtirto melakukan upaya penanganan dan pencegahan covid di fase PPKM mengundang ketertarikan Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri Dr Yusharto Huntoyungo Mpd. saat berkunjung kedesa yang berada di wilayah Singosari tersebut.

Bacaan Lainnya

“Setelah kita dapat laporan dan kita tinjau, apa yang dilakukan pemdes dan masyarakat Tunjungtirto ini kami nilai selangkah lebih maju ya, membuktikan bahwa mereka sangat serius melaksanakan point-point yang tertuang di Instruksi Mendagri,”kata Yusharto Huntoyungo kamis (8/4/2021).

“Selain itu, ia menilai keterlibatan berbagai elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan menjadikan desa Tunjungtirto zero Covid alias zona hijau pandemi Covid, terutama peran PKK yang punya andil besar untuk mensosialisasikan serta mengedukasi masyarakat soal pentingnya menjaga kesehatan dan melindungi diri dari penyebaran virus Covid-19 ditambah sarana ruang isolasi yang representatif dengan mendirikan klinik Tirto Husada di samping Kantor Desa.

“Sangat pas dijadikan role model bagi penanganan covid di daerah lain, makanya ini akan kita tularkan ke daerah lain,”ungkap Yusharto.

Sementara Kades Tunjungtirto Dra.Hj Hanik Dwi Martia menjelaskan, untuk menangani dan mencegah penyebaran covid di Tunjungtirto, pihaknya menggandeng semua elemen masyarakat yang ada ,mulai RT/RW, Linmas, PKK, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Karang Taruna dan elemen lainnya.

“Desa kami ini berada di batas pedesaan dan perkotaan, ditambah banyak masyarakat Tunjungtirto yang punya kepedulian besar terhadap penanganan maupun pencegahan pandemi Covid-19,” ujarnya.

Meski diakui, diawal pandemi, salah satu masyarakat Tunjungtirto menjadi pasien covid yang berujung kematian, namun saat ini, kata Hanik Dwi Martia, 13 RW dan 60 RT yang ada di desa Tunjungtirto berada di zona hijau covid-19.

Lantas seperti apa cara menangani pasien yang disinyalir positif Covid, Hanik menjawab jika kepedulian masyarakat jadi salah satu obat mujarab. Jika ada warga yang terpapar covid, lanjut Hanik maka masyarakat dilingkungan sekitar akan bergotong royong melakukan penanganan seperti mengharuskan isolasi mandiri, dan mencukupi kebutuhan hidup si pasien. Tidak hanya sampai disitu saja, terang Hanik, bahkan jika si pasien punya tanggungan hutang sekalipun, maka lingkungan sekitar bakal ikut menanggung hutang si pasien, agar selama menjalani masa isolasi pasien bisa tenang.

“Namun, meski ada patungan masyarakat dilingkungan tersebut, kita juga sediakan alokasi anggaran DD untuk penanganan covid-19,” pungkas Hanik Dwi Martia.

Desa Tunjungtirto sendiri, saat ini diketahui menjadi salah satu desa Lifesite Balai Besar Pemerintahan Desa Malang. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait