Kutuk Keras Bom Bunuh Diri Makassar, GP Ansor Kabupaten Malang : Aksi Teror Seperti Ini Harus Jadi Musuh Bersama

  • Whatsapp
Foto : Ketua GP Ansor Kab Malang, Husnul Hakim Sy, MH
Foto : Ketua GP Ansor Kab Malang, Husnul Hakim Sy, MH

MALANGSATU.ID – GP Ansor Kabupaten Malang mengutuk keras atas terjadinya Bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, yang menyebabkan belasan orang luka dan seorang pelaku tewas
Minggu 28/3/2021.

Bacaan Lainnya

Ketua GP Ansor Kabupaten Malang, Husnul Hakim Sy, MH menegaskan tidak ada toleransi terhadap aktivitas ekstrim di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Apalagi, aktivitas yang merusak tatanan bermasyarakat. Apapun alasannya, pengeboman tidak dibenarkan dan harus menjadi musuh bersama.

“Sebab itu, Ansor meminta Polisi mengusut tuntas aktivitas pengeboman di Gereja tersebut,” tegasnya, Minggu (28/3/2021) siang.

Husnul menegaskan, tidak ada satu Agama yang membenarkan dan menghalalkan aktivitas pembunuhan, karena lanjut dia, tujuan agama adalah untuk perdamaian, menyebarkan kasih sayang, juga mengatur tatanan sosial agar menjadi lebih baik.

“Bahkan Agama Islam sendiri di dalam Qur’an Surah Al- Anbiya’ ayat (107) telah jelas disebutkan bahwa Islam mengemban visi Kerahmatan,” urainya.

Lebih lanjut, Husnul Hakim Sy, mengatakan tidak ada pembenaran kejahatan di dalam ajaran Islam. Husnul yang juga pengajar di Unira Malang itu juga menjelaskan, dalam surat Al Maidah ayat (32) juga tersirat tegas terkait kecaman pembunuhan.

“Dalam Agama Islam sangat mengecam pembunuhan, dan melarang membuat kerusakan dimuka bumi ini”, terangnya.

Karenanya, ia berharap kepada siapapun dan dari organisasi manapun yang melakukan pengeboman di Gereja Katedral harus menjadi musuh bersama.

“Aksi teror seperti ini harus menjadi musuh bersama”, pungkasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait