Patuhi Himbauan Pemerintah, Takmir Masjid Baiturohim Curungrejo Keluarkan Maklumat Pencegahan Covid-19

  • Whatsapp
Foto : Ketua Takmir masjid Baiturrahim curungrejo bacakan maklumat
Foto : Ketua Takmir masjid Baiturrahim curungrejo bacakan maklumat

MALANGSATU.ID – Takmir masjid Baiturohim Desa Curung rejo Kecamatan Kepanjen keluarkan maklumat dalam rangka mematuhi imbauan pemerintah dalam pencegahan Covid-19.

Bacaan Lainnya

Seperti disampaikan oleh M. Iksan, ketua Takmir Masjid Baiturohim Curungrejo bahwa sehubungan dengan semakin meningkatnya kasus terdampak virus corona (COVID.19) dan memperhatikan serta mempertimbangkan berbagai himbauan baik dari Pemerintah, MUI, DMI, maupun dari Organisasi NU (Nahdlatul Ulama) di semua tingkatan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, maka pihaknya mengeluarkan maklumat untuk melaksanakan imbauan tersebut.

“Berdasarkan berita acara rapat pengurus harian takmir masjid dan kordinator-kordinator bidang pada hari Sabtu 2/1/2021, maka Takmir Masjid dalam rangka berperan serta aktif dalam pencegahan dan penanganan COVID.19 mengeluarkan Maklumat”, ujarnya, Minggu 10/1/2021.

Foto : Maklumat Takmir masjid terpampang didepan masjid Baiturrahim

M. Iksan menyampaikan beberapa poin isi maklumat tersebut.

“Pertama, Untuk menjaga keselamatan jemaah, masjid harus memberlakukan protokol cegah tangkal COVID-19 di antaranya: jaga jarak minimal 1 meter antar-jemaah (pemberian tanda pada setiap shof sholat), memakai masker dari rumah, membawa sajadah atau saputangan sendiri, dan kelengkapan lain yang diperlukan”, ujarnya

M. Iksan melanjutkan bahwa isi maklumat yang kedua adalah
menggulung karpet, disiplin membersihkan lantai masjid atau musala dengan karbol dan disinfektan, serta menyiapkan hand sanitizer atau sabun.

“Ketiga, Memanfaatkan Pengeras Suara Masjid sebagai media siar yang efektif untuk informasi penting dan bersifat darurat terkait cegah-tangkal COVID-19”, lanjutnya.

Sementara itu, isi maklumat yang keempat, menurut M. Iksan adalah untuk menjaga stabilisasi pengeras suara, maka operator Pengeras Suara hanya boleh dilakukan oleh Bidang Sarana/Prasarana unit Instalasi Sound System dan Listrik.

Foto : Pengurus takmir masjid dan remas sedang lakukan kerja bakti bersih-bersih masjid

“Untuk yang kelima, Menampung zakat, infaq, dan shadaqah masyarakat baik uang lump sum atau sembako serta mendayagunakannya semaksimal mungkin untuk peningkatan imunitas kesehatan jemaah baik vitamin C dan E maupun pangan/bahan yang bergizi lainnya. Dan yang keenam adalah siagakan masjid sebagai Pos Reaksi Cepat (PRC) jika terdapat jemaah yang tertular COVID-19”, jelasnya.

Sedangkan isi maklumat yang ke tujuh, menurut M. Iksan adalah cipta Kondisi Masjid sebagai tempat aman yang steril dan COVID-19 dengan memperkuat motto DMI “Memakmurkan dan Dimakmurkan Masjid”.

“Yang kedelapan, Karena ketentuan jaga jarak minimal 1 (satu) meter, maka daya tampung masjid hanya tinggal 40-50 persen dari kapasitas normal sebelumnya”, terangnya.

Oleh karena itu, menurut M. Iksan untuk memenuhi kebutuhan jemaah dan dengan pedoman tujuan syariat, pelaksanaan salat Jumat akan mengoptimalkan pemanfaatan lantai dua untuk pelaksaan sholat Juma’at.

Sebagai informasi, bahwa dalam rangka melaksanakan maklumat tersebut, semua jajaran Pengurus Takmir Masjid, Remaja Masjid maupun Jama’ah Masjid Jamik Baiturrahim Desa Curungrejo Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang menggelar kerja bakti lakukan bersih-bersih di masjid Baiturrahim Curungrejo Kepanjen. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait