Layanan Adminduk Dispendukcapil Bisa Diselesaikan Di Desa Pada Tahun 2021

  • Whatsapp
Foto : Dispendukcapil gelar sosialisasi layanan adminduk
Foto : Dispendukcapil gelar sosialisasi layanan adminduk

MALANGSATU.ID – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Malang, pada tahun 2021 diketahui bakal menggarap program baru berupa layanan adminduk cukup di desa.

Bacaan Lainnya

Hal ini disamoaikan oleh Plt Kadispendukcapil Drs.Sirath Aziz Msi. Yang menjelaskan bahwa pihaknya sengaja membuat terobosan baru yang bertujuan untuk semakin mendekatkan layanan kependudukan kepada masyarakat.

Drs.Sirath Aziz Msi mengatakan kendati di akui, sudah banyak inovasi yang diluncurkan dan mendapat tempat di hati masyarakat, pihaknya tidak ingin berpuas diri.

“Justru dengan semakin diminati masyarakat, hal ini menjadi tantangan dan motivasi tersendiri untuk terus dan terus mengembangkan berbagai layanan adminduk agar semakin disukai dan di minati masyarakat Kabupaten Malang,” ujarnya, Rabu 13/1/2021.

Sirath Aziz, menyampaikan bahwa yang menjadi salah satu alasan utama Dinas yang dipimpinnya untuk menggarap program layanan adminduk selesai didesa diawal tahun 2021 ini.

“Harapannya seluruh layanan adminduk bisa diselesaikan hanya di desa, namun hal itu masih butuh proses”, ujarnya.

Drs.Sirath Aziz Msi. Menambahkan bahwa masih perlu proses, makanya untuk pelayanan didesa, yang dapat diakses masyarakat didesa, nantinya adalah layanan Kartu Keluarga, Akte Kelahiran, Akte Kematian dan Surat Pindah, sedangkan layanan seperti KTP dan KIA, masih tetap di kantor Kecamatan.

“Meski tak menutup kemungkinan, nantinya seluruh layanan adminduk bakal terselesaikan di desa,” terangnya.

Agar semakin dikenal masyarakat, terang Sirath Aziz, pihaknya sengaja mengundang 33 Kades dari masing-masing kecamatan diruang rapat Dispendukcapil di Kepanjen,
yang nantinya bakal dijadikan pilot project layanan adminduk didesa, untuk diberikan sosialisasi terkait rencana besar Dispendukcapil menggarap layanan adminduk di desa.

Ditunjuknya 33 desa sebagai Pilot Project tersebut, terang Sirath Aziz semacam test case untuk mengetahui efektifitas dan keberhasilan layanan adminduk didesa yang bakal digarap tersebut.

Sementara itu Kabid Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Dispendukcapil, Dyah Kusuma Hastuti SH. menambahkan, untuk menggarap layanan adminduk didesa tersebut nantinya, Dispendukcapil akan melakukan kerjasama dengan 33 desa yang ditunjuk sebagai Pilot Project tersebut.

“Kedepan hal yang sama, akan dilakukan kerjasama dengan seluruh desa”, ujarnya.

Ia menyebutkan, banyak keuntungan yang didapatkan, disaat layanan tersebut diluncurkan, lantaran pengurusan dokumen adminduk bisa terlayani ditingkat desa, melalui kader adminduk yang ada disetiap desa.

“Sedangkan keuntungan yang didapatkan Pemerintah Desa, tentunya ya Akreditasi akan semakin meningkat,” pungkasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait