Bupati Malang Dorong Setiap Desa Miliki Destination Wisata Unggulan

  • Whatsapp
Foto : Bupati Malang, HM Sanusi
Foto : Bupati Malang, HM Sanusi

MALANGSATU.ID – Bupati Malang, HM Sanusi dorong setiap desa miliki One Village One Product, One Village One Destination dalam rangka meningkatkan perekonomian desa.

Bacaan Lainnya

Untuk itu Pemkab Malang terus mendorong setiap desa untuk bangkit membangun dan menata perekonomiannya masing-masing. Caranya adalah dengan memanfaatkan segala potensi desa yang dimiliki desa tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Malang, HM Sanusi yang menyebutkan, sudah saatnya setiap desa untuk selangkah lebih maju untuk mengembangkan dan menata desanya, ditambah harapan kedepan Kabupaten Malang nantinya akan semakin maju dengan perekonomian masyarakat yang semakin kuat.

Bupati Malang, HM Sanusi juga menjelaskan dirinya memiliki tekad menjadikan seluruh desa di Kabupaten Malang untuk menampilkan One Village One Product, One Village One Destination.

“One Village One Product adalah sebuah upaya agar setiap desa bisa menampilkan satu bentuk produk ciri khas yang diharapkan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat,” terangnya, Senin 18/1/2021.

Bupati Malang menambahkan bahwa One Village One Destination adalah sebuah upaya untuk mendongkrak perekonomian masyarakat dengan mengangkat potensi yang ada untuk dijadikan sebuah destinasi yang mendatangkan keuntungan bagi masyarakat.

Menurut Abah Sanusi, bertekad bahwa pemkab mewajibkan kepada semua desa untuk berlomba-lomba menampilkan semua potensi desanya untuk disulap menjadi sebuah destinasi yang mendatangkan keuntungan.

“Kita wajibkan, karena jika desa tersebut berkembang otomatis ekonomi masyarakat akan terangkat, sedangkan Pemkab Malang akan terus memberikan support pembinaan lewat dinas terkait, dan berbagai bantuan sarana dan prasarana infrastruktur bagi setiap desa yang serius dan punya tekad kuat untuk berkembang,” terangnya.

Bupati Malang, HM Sanusi juga mempersilahkan kepada setiap desa, untuk memanfaatkan tanah desa untuk dimanfaatkan sebagai deatinasi tersebut.

“Untuk menghindari konflik soal pemanfaatan tanah kas desa, Pemkab Malang sudah membentuk tim hukum yang akan mencarikan win-win solution jika terjadi konflik soal pemanfaatan tanah desa”, pungkasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait