Pemkab Malang Terima Lahan Fasum Dari 14 Pengembang

  • Whatsapp
Foto : Pjs Bupati Malang menerima penyerahan lahan fasum dari pengembang
Foto : Pjs Bupati Malang menerima penyerahan lahan fasum dari pengembang

MALANGSATU.ID – Pemerintah Kabupaten Malang, melalui Pjs. Bupati Malang, Drs.H.Sjaichul Ghulam.MM. menerima penyerahan lahan fasilitas umum dari 14 pengembang di Kabupaten Malang, Rabu 18/11/2020.

Bacaan Lainnya

Pjs Bupati Malang menerima lahan fasilitas umum dari 14 pengembang dengan luas lahan mencapai 318.500 meter, ditaksir nilainya mencapai sekitar Rp 250 miliar.

Dalam sambutanya, Pjs Bupwti Malang Sjaichul Ghulam menyebut, Penyerahan lahan fasum tersebut menjadi awal yang baik bagi Kabupaten Malang  artinya dengan diserahkannya lahan fasum milik pengembang ke pemkab Malang, nantinya Pemerintah bisa mengintervensi berbagai pogram untuk melengkapi sarana parasarana yang ada di lahan yang diberikan kepada Pemkab Malang.

“Kita sangat apresiasi sekali  karena seketika lahan yang diperuntukkan Fasum tersebut otomatis akan menjadi aset milik kabupaten Malang dan kita bisa programkan untuk mengembangkan berbagai sarana prasarana fasilitas umum,” ujarnya.

Pjs Bupati Malang, mengatakan bahwa jumlah pengembang di Kabupaten Malang sebanyak 571, namun masih 14 pengembang yang mau menyerahkan sebagian lahan fasumnya ke Pemerintah.

“Pengembang masih enggan sebagian aset tanahnya diserahkan ke pemerintah, jika hal ini dibiarkan dikhawatirkan akan ada kesulitan penanganan sarana prasarana nantinya”, ujarnya.

Pjs Bupati Malang, mengatakan bahwa masih dibutuhkan sosialisasi secara masif kepada para pengembang.

“Ini butuh sosialisasi secara masif kepada para pengembang lainnya, sehingga dengan sosialisasi tersebut sangat diharapkan para pengembang rela meyerahkan sebagaian aset tanahnya ke Pemkab Malang,” ujarnya.

Sementara Kepala Korwil VI KPK Jatim Brigjen Pol Didik Agung Wijanarko yang ikut menyaksikan penyerahan serah terima tersebut mengaku pihaknya sangat mengpresiasi upaya yang dilakukan pengembang untuk menyerahkan sebagian aset tanahnya ke pemerintah Daerah.

Hal ini  kata Brigjen Pol Didik Agung Wijanarko, dapat memberikan dampak terutama terhadap peningkatan aset daerah.

“Ini jadi salah satu contoh bagi pengembang lainnya untuk mnyerahkan sebagian aset tanahnya kepada Pemda  karena nantinya Pemda bisa masuk lebih kedalam untuk membangun fasilitas umum yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Brigjen Pol Didik, meminta kepada Pemda untuk lebih intens membangun komunikasi dengan pengembang untuk menyerahkan sebagian aset tanahnya tersebut  selain itu, imbuh mantan Direskrimum Polda Kalbar tersebut para pengembang perlu digugah untuk mengerti dan memahami sehingga para pengembang tersebut dengan sukarela menyerahkan sebagian aset tanahnya ke Pemda. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait