GMNI Al-Qolam gelar dialog interaktif, Jaga Pilkada Damai

  • Whatsapp
Foto : Suasana dialog interaktif GMNI AlQolam jaga pilkada damai
Foto : Suasana dialog interaktif GMNI AlQolam jaga pilkada damai

MALANGSATU.ID – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) DPK Al-Qolam menggelar Dialog interaktif dengan tema menjaga kondusifitas pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Malang tahun 2020 di tengah pandemi, Minggu 22/20/2020.

Bacaan Lainnya

Acara ini digelar di rumah makan ayam geprek solid Putat Lor Gondanglegi Malang ini menghadirkan narasumber dari KPU dan Bawaslu serta Dandim 0818 dan Polres Malang.

Ketua Komisariat DPK Al-Qolam dalam sambutanya menyampaikan bahwa pemilihan Bupati dan Wakil Bupati ini merupakan pesta demokrasi yang diharapkan selain berjalan secara kondusif juga harus memenuhi protokol kesehatan covid-19.

“Disisi lain, pemilihan Bupati dan Wakil Bupati ini sangat mungkin rentan terhadap hal-hal yang dapat merongrong keharmonisan masyarakat, terutama dimasa kampanye seperti ini” terangnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Abdul Fatah sebagai salah satu nara sumber menyampaikan, bahwa kondusifitas pemilihan Bupati dan Wakil Bupati akan berhasil jika semua elemen saling mendukung suksesnya pemilihan tersebut disertai dengan pemahaman terkait tahapan penyelenggaraan pilkada.

“Pemahaman terkait tahapan penyelenggaraan pemilihan menjadi kunci semua elemen dalam mewujudkan kondusifitas pemilihan” Ujarnya.

Sedangkan, Ketua Bawaslu Kabupaten Malang, Wahyudi menyampaikan pihaknya akan selalu mengawasi setiap tahapan dan potensi pelanggaran-pelanggaran dalam pemilihan ini.

“Kondusifitas itu terwujud jika semua elemen bersinergi” ungkapnya.

Wahyudi berharap, dimasa pendemi ini paslon atau tim kampanye harus taat pada protokol kesehatan terlebih dimasa kampanye ini.

Sedangkan dari pihak polisi dan TNI sendiri, akan memaksimalkan kerja – kerja keamanan dilapangan dalam pemilihan ini, sehingga harapan pemilihan yang aman, lancar dan damai bisa terwujud.

Pihaknya juga mengajak kepada masyarakat terutama mahasiswa untuk turut serta mewujudkan pemilihan yang kondusif.

“Kita semua, terutama adik-adik mahasiswa ini diharapkan mampu menyampaikan informasi-informasi yang benar kepada masyarakat terkait pemilihan, sehingga hal-hal yang dapat memecah belah dapat kita hindari bersama-sama” ungkap Kompol Agus. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait