Tiga Pasangan Calon Sampaikan Visi Misi Dalam Debat Perdana Calon Bupati Malang

  • Whatsapp
Foto : Ketiga paslon saat pelaksanaan debat di gedung DPRD Kab Malang
Foto : Ketiga paslon saat pelaksanaan debat di gedung DPRD Kab Malang

MALANGSATU.ID РDebat perdana yang digelar KPU Kabupaten Malang digedung DPRD Kabupaten Malang, Tiga pasangan calon peserta Pilbup Malang menyampaikan visi misinya masing-masing pada saat debat yang diselenggarakan, Jumat 30/10/2020 malam.

Bacaan Lainnya

Dalma pealksanaan debat tersebut dibuka Ketua KPU Kabupaten Malang, Anis Suhartini. Masing-masing pasangan calon juga hadir secara langsung pada debat tersebut.

Diantaranya, nomor urut 1 pasangan SANDI (Sanusi-Didik Gatot Subroto), nomor urut 2 pasangan LADUB (Hj Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono) dan nomor urut 3 pasangan independen Heri Cahyono-Gunadi Handoko.

Juga hadir sembilan panelis yang kompeten dalam tema bidang debat dalam hal ini membahas kesejahteraan rakyat.

Pasangan SANDI yang memperoleh nomor urut 1 menyampaikan visi misi yang tertuang pada Malang Makmur.

“Pada periode kedepan, kami mengusung  Malang Makmur. Yakni terwujudnya Kabupaten Malang yang bersatu, berdaulat, mandiri dan sejahtera, dengan semangat gotong royong berdasarkan Pancasila,” ujar Cabup Malang Nomor 1 HM Sanusi MM.

Begitupula dengan nomor urut 2, pasangan LADUB yang juga menyampaikan visi misi pada sesi pertama dalam debat tersebut.

“Visi kami adalah Malang Bangkit. Diantaranya adalah mewujudkan pendidikan gratis dan mempercepat pembangunan infrastruktur yang adil dan merata,” ujar Cabup Malang Nomor 2, Hj Lathifah Shohib.

Sedangkan nomor urut 3, pasangan independen menyampaikan visi misi Malang Jejeg yang menjadi andalan dalam Pilkada Kabupaten Malang kali ini.

“Yang kami prihatinkan, tingkat kemiskinan Kabupaten Malang cukup tinggi. Ini masalah serius, maka dari itu kami tawarkan Program Jejeg Songo,” ungkapnya.

Debat Pilbup Malang berjalan dengan bentuk masing-masing pasangan calon menjawab pertanyaan yang diajukan dari para panelis. 

Jalannya debat Pilbup Malang dilakukan secara terbatas, ditayangkan secara live serta virtual dan mentaati protokol kesehatan pencegahan Covid-19. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait