Pemkab Malang Tunggu Hasil Pemeriksaan Bawaslu Terkait Dugaan Oknum ASN Dukung Salah Satu Cabup

  • Whatsapp
Foto : Sekda Kab Malang, Wahyu Hidayat
Foto : Sekda Kab Malang, Wahyu Hidayat

MALANGSATU.ID – Oknum ASN Dispora diperiksa Bawaslu Kabupaten Malang terkait dugaan mendukung salah satu calon Bupati, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang akan segera lakukan koordinasi dengan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Kabupaten Malang.

Bacaan Lainnya

Sebagai informasi bahwa salah satu oknum ASN Dispora Kabupaten Malang, diduga lakukan pelanggaran pemilu sebagai ASN yang kedapatan membagikan gambar dan program salah satu Paslon (Pasangan Calon) Bupati dan Wakil Bupati Malang.

Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa dirinya mengetahui ada ASN Dispora yang lakukan itu.

”Iya (ada salah satu ASN yang diduga membagikan gambar paslon Pilkada, red),” ujarnya, Kamis 8/10/2020.

Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat, menyampaikan meskipun dirinya membenarkan jika mendapat informasi terkait temuan tersebut, Wahyu mengaku masih belum koordinasi dengan Bawaslu.

”Biar diproses oleh Bawaslu dulu. Saya juga tidak bisa melihat bahwa ini betul apa tidak (pelanggaran), nanti biar Bawaslu laporan dan koordinasi dengan kita (Pemkab Malang, red),” terangnya.

Untuk diketahui bahwa salah satu oknum ASN yang diduga membagikan gambar salah satu paslon Bupati dan Wakil Bupati Malang itu, adalah Kabid Olahraga Prestasi Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) Kabupaten Malang, Slamet Suyono.

Slamet Suyoni, membagikan gambar salah satu paslon, dalam gambar yang dibagikan oleh Slamet ke salah satu grup WhatsApp itu, terpampang gambar paslon nomor urut 2, Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono lengkap dengan program yang diusung oleh pasangan LaDub tersebut.

Meskipun sudah viral dan menjadi pembicaraan di kalangan Pemkab Malang, tetapi Sekda Kabupaten Malang masih belum bisa memberikan sanksi dalam waktu dekat ini. Alasannya, karena dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh ASN itu merupakan ranah dari Bawaslu.

”Sanksi kita masih belum tahu, karena itu kan ranahnya Bawaslu. Nanti biar diproses oleh Bawaslu untuk membuktikan itu,” ujarnya.

Lebih lanjut Wahyu mengatakan bahwa jika memang Bawaslu  menyatakan yang dilakukan oleh oknum ASN itu merupakan pelanggaran, maka Pemkab Malang dipastikan bakal memberikan sanksi tegas terhadap yang bersangkutan. 

”Kalau memang terbukti kan Bawaslu akan memberikan rekomendasi pada kita, baru kita (Pemkab Malang) bisa mengambil sanksi,” tegasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait