Pelaku Pembunuhan di Tirtoyudo, Berhasil Diamankan Polres Malang

  • Whatsapp
Foto : Kapolres Malang rilis pelaku pembunuhan di tirtoyudo
Foto : Kapolres Malang rilis pelaku pembunuhan di tirtoyudo

MALANGSATU.ID – Polres Malang berhasil amankan dua orang tersangka pembunuhan di Kecamatan Tirtoyudo. Peristiwa pembunuhan di Kecamatan Tirtoyudo terjadi pada 11 Oktober 2020 lalu. Tepatnya di Desa Kepatihan.┬áDua tersangka pembunuhan berinisial MSL dan SMR yang juga warga Kecamatan Tirtoyudo.

Bacaan Lainnya

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar, menjelaskan terkait peristiwa pembunuhan tersebut bahwa kasus ini bermula saat ditemukan mayat tanpa busana.

“Kasus ini bermula di sebuah kali ditemukan sesosok mayat tidak menggunakan busana,” ujarnya, Rabu 21/10/2020.

Kapolres mengatakan, saat ditemukan pertama kali, mayat tersebut dalam keadaan mengenaskan. Karena korban diperkirakan lima hari sudah berada di tempat tersebut.

Atas dasar penemuan mayat tersebut, jajaran Satreskrim Polres Malang langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan mengungkap kasus tersebut.

“Awalnya kita masih beramsusi bahwa hanya penemuan mayat. Kemudian setelah keluar hasil otopsi, ditemukan beberapa luka yang mengarah ke pembunuhan,” ungkapnya.

Kapolres menjelaskan, kemudian jajaran Satreskrim Polres Malang melakukan penyelidikan lebih mendalam untuk menemukan pelaku pembunuhan.

“Hasil dari penyelidikan dan keterangan saksi, akhirnya berhasil mengamankan dua tersangka tersebut,” terangnya.

Lebih lanjut, Kapolres Malang menyampaikan bahwa latar belakang pembunuhan yang dilakukan para tersangka tersebut karena tersinggung terhadap omongan korban.

“Mereka ini, baik itu pelaku dan korban merupakan penebang pohon kopi secara ilegal yang bertujuan untuk membuat resah masyarakat. Kemudian kedua pelaku ini tersinggung terhadap perkataan korban yang dianggap banyak omong,” terangnya.

“Kami juga menyita barang bukti berupa kayu yang digunakan untuk pembunuhan,” ucap Kapolres Malang.

Tersangka akan dijerat dengan Pasal 338 dan sedang mendalami apakah ada unsur pembunuhan berencana atau tidak. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait