ANC-PNC segera Di Perbupkan Sebagai Upaya Penurunan AKI-AKB Kab Malang

  • Whatsapp
Foto : Kegiatan webinar program Jalin USAID, serah terima SOP kepada Dinkes Kab Malang
Foto : Kegiatan webinar program Jalin USAID, serah terima SOP kepada Dinkes Kab Malang

MALANGSATU.ID – Program Jalin-USAID gelar Webinar serah terima
Sub-Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan Ibu melalui pengembangan SOP ANC & PNC, Kepatuhan Tenaga Kesehatan serta pemanfaatan buku KIA dalam Pelayanan kesehatan maternal, Sabtu 24/10/2020.

Bacaan Lainnya

keguatan Webinar ini bertujuan untuk nenyerahankan sub-program Penyediaan SPO ANC & PNC dan Peningkatan Kepatuhan Petugas Kesehatan dan Pemanfaatan Buku KIA dalam pelayanan maternal di Kabupaten Malang, Memastikan keberlanjutan sub-program untuk penurunan AKI dan AKB di Kabupaten Malang.

Seperti yang disampaikan M. Iksan, Senior Regional Officer Program Jalin Jawa Timur bahwa keluaran dari kegiatan ini adalah
adanya kesepakatan untuk kelanjutan pelaksanaan sub-program solusi lokal oleh Pemerintah Kabupaten Malang.

“Kami ingin memastikan bahwa program ini bisa dilanjutkan oleh Dinkes Kabupaten Malang, sekaligus kmai serahkan dokumen-dokumen SOP yang sudah dihasilkan selama rogram berjalan kepada Pemerintah Kabupaten Malang”, ujarnya.

Mohamad Iksan-Senior Regional Officer Program Jalin Jawa Timur menambahkan bahwa dengan program Jalin ini untuk menilai kepatuhan terhadap SPO ANC dan PNC yang ada dan pemanfaatan Buku KIA.

“USAID melalui program Jalin telah memfasilitasi adanya instrument monitoring dan evaluasi sebagai alat untuk supervisi dan pembinaan yang berkelanjutan”, terangnya.

Senentara itu, drg. Arbani Mukti Wibowo, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang mengatakan bahwa pihaknya siap melanjutkan apa yang sudah dimulai dan dilakukan oleh program Jalin.

“Kami berkomitmen semua faskes dan nakes untuk bisa mematuhi standarisasi SPO dan kami akan memfasilitasi dan mendorong faskes untuk secara bertahap melengkapi standar input agar SPO bisa dilaksanakan dengan disiplin”, ujarnya.

Arbani juga mengatakan bahwa dalam penguatan pelaksanaannya, pihaknya juga sedang memproses peraturan Bupati.

“Untuk menguatkan pelaksanaan program ini, kami sudah siapkan Peraturan Bupati dan Petunjuk Teknis Pelayanan ANC-PNC”, ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan, Arbani menyampaikan terima kasih kepada USAID Jalin Program, Penkib Jawa Timur, POGI/HOGSI Malang yang telah berupaya keras membantu dan mendampingi Kabupaten Malang dalam kerja Penurunan AKI/AKB.

“Kami berterima kasih atas pendampingan dari program Jalin USAID ini, dalam rangka penurunan AKI AKB di Kabupaten Malang” tandasnya.

Kegiatan ini juga mendapatkan apresiasi dari drg. Vitri Dewi, MSi. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, yang menyampaikan bahwa pihaknya akan mempertimbangkan untuk mereplikasi pengembangan SOP pelayanan KIA dengan instrumen monev yang terukur ke Kabupaten dan Kota lain di Jawa Timur sebagai upaya perbaikan layanan KIA.

“Kami akan mempertimbangkan mereplikasi program ini untuk Kabupaten dan Kota di Jawa Timur, karena program ini sangat bagus”, pungkasnya. (*)

Sebagai informasi bahwa Identifikasi dari ketidakpatuhan petugas kesehatan terhadap SPO selain karena kurangnya kesadaran tenaga kesehatan tentang pentingnya SOP, masih rendahnya kompetensi bidan dalam layanan antenatal care dan postnatal care. Juga karena tidak atau belum ada SPO yang menjadi acuan standar dalam memberikan layanan yang berkualitas.

Sejak Pertengahan tahun 2019, dilakukan pengembangan SOP ANC dan PNC sebagai upaya untuk meningkatkan kepatuhan tenaga kesehatan dalam memberikan layanan berbasis standar dan mendorong pemanfaatan Buku KIA dalam peningkatan kesehatan ibu.

Program ini merupakan intervensi USAID Jalin di Kabupaten Malang dalam rangka melaksanakan solusi daerah berbasis masalah untuk merespon rendahnya kepatuhan tenaga kesehatan dalam memberikan layanan maternal sesuai dengan standard yang ada. Tersedianya tiga belas (13) SPO ANC dan dua (2) SPO PNC yang dilengkapi dengan sepuluh (10) petunjuk teknis tata laksana PNC untuk layanan maternal dan akan diperkuat dengan Peraturan Bupati tentang pelaksanaan SPO ANC dan PNC dalam layanan kesehatan ibu di Kabupaten Malang. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait