Syekh Ali Jabir Dikawal Ketat Banser Saat Kunjungi Kota Malang

  • Whatsapp
Foto : Syekh Ali Jabir di kawal Banser di Kota Malang
Foto : Syekh Ali Jabir di kawal Banser di Kota Malang

MALANGSATU.ID – Kunjungi Kota Malang, Syekh Ali Jabir dikawal ketat pasukan Banser, kedatangan Syekh Aki Jabir dalam rangkaa safari dakwah diberbagai kota termasuk kota Malang, Kamis 117/9/2020.

Bacaan Lainnya

Syekh Ali Jabir dijadwalkan mengisi tausiyah di Masjid Khadijah Jl. Arjuno Kota Malang.

Syekh Ali Jabir datang dengan pengawalan ketat kurang lebih sebanyak 70 personil polisi dari Polresta Malang Kota, Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama (NU), Syekh Ali Jaber datang ditemani jajaran Forkopimda Kota Malang. Termasuk Wali Kota Malang Sutiaji, Kapolresta Kombes Pol Leonardus Simarmata dan Dandim 0833 Letkol Arm Ferdian Primadhona.

Syekh Ali Jabir datang sekitar pukul 17.30 WIB dan menyambut jamaahnya di Restoran Baitul Maqdis, depan Masjid Khadijah, Jalan Arjuno, Kota Malang.

Penyambutan dilakukan sesaat sebelum dirinya melangsungkan kegiatan berbuka puasa, salat magrib bersama dan kegiatan tausiyahnya.

Syekh Ali Jaber dengan kondisi bahu kanannya terbalut gips dan menyapa para jamaah serta mengimbau untuk mengikuti anjuran pemerintah menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Mulai Cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak.

Syekh Ali Jabir meminta agar masyarakat tidak ikut terprovokasi isu-isu negatif yang berkembang terkait insiden yang menimpa dirinya. Dirinya mengatakan bahwa hal itu, menjadi hikmah dan pelajaran untuk semakin istiqomah dalam berkehidupan.

”Saya tidak punya musuh. Diharap untuk tenang dan tidak mudah terprovokasi isu-isu negatif yang berkembang selain dari saya. Mohon dengan sangat, jangan dikaitkan dengan isu-isu apapun,” ujarnya.

Syekh Ali Jabir sepenuhnya mempercayakan kasus ini kepada pihak kepolisian untuk diusut tuntas sesuai hukum berlaku.

”Pernyataan resmi saya lebih lanjut, akan saya kabarkan melalui akun youtube resmi saya secepatnya,” tambahnya.

Syekh Ali Jaber mengajak masyarakat untuk kembali merapatkan shaf dan istiqomah untuk membangun Indonesia. Diharapkan peristiwa ini menjadi hikmah dan pelajaran ke depan.

”Doakan saya diberi kelancaran. Jalan kita masih panjang,” ujarnya.

Sebagai informasi, bahwa Syekh Ali Jaber menjadi korban penusukan seorang pemuda saat mengisi acara Wisuda Tahfiz Al Quran di Masjid Falahudin, Lampung, Minggu (13/9) lalu. Akibat penusukan tersebut Syekh Ali mengalami luka tikam di bahu kanannya sehingga sampai hari ini tangan kanannya masih dalam penyembuhan. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait