PAKU Unira Malang Bersama Kampus Desa Gelar Pelatihan Pengolahan Desa Wisata Mronjo

  • Whatsapp
Foto : Pembukaan pelatihan pengelolaan wisata desa mronjo
Foto : Pembukaan pelatihan pengelolaan wisata desa mronjo

MALANGSATU.ID – Pusat Kajian Anti Korupsi (PAKU) Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang bekerjasama dengan Kampus Desa Indonesia melakukan pelatihan pengelolaan desa wisata di Desa Mronjo, Kabupaten Blitar yang diselenggarakan selama dua hari, yang mulai hari Sabtu (26/9/2020) hingga hari Minggu 27/9/2020.

Pelatihan ini fokus kajian pengembangan kekayaan alam khas Desa.

Bacaan Lainnya

Peserta pelatihan diikuti oleh segenap aparatur desa, BPD, kelompok usaha desa (tani, kuliner, kerajinan), bersama-sama memetakan potensi usaha yang dimiliki, kemudian identifikasi kebutuhan hingga para peserta diminta untuk mencantumkan Langkah-langkah pengembangan usaha di masa depan.

Penguatan potensi khas Desa Mronjo inilah yang ditekankan untuk menyamakan visi dan visi masyarakat desa demi kemajuan dan keberlanjutan desa.

Dalam kegiatan pelatihan pengolahan desa wisata Mronjo ini, lebih fokus pada beberapa kajian yang dibutuhkan oleh desa, seperti tema keterbukaan informasi publik, pengelolaan sistem pemerintahan desa, pengelolaan BUMDesa, manajemen usaha desa wisata hingga penguatan integritas anti korupsi yang dipandu oleh PAKU Unira Malang.

Acara yang juga dihadiri Kepala Desa Mronjo, Ahmad Fathoni beserta jajaran pemerintahan desa, Kades Mronjo ini dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa pihaknya mengapresiasi kegiatan pelatihan ini.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan ini, dan diharapkan kegiatan semacam ini terus berlanjut dan dilakukan pendampingan setelah pelatihan usai”, ujarnya.

Moh Mahpur, Rektor kampus desa Indonesia menyebut bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan yang dulunya pernah diinisiasi di desa Mronjo, saatnya menyamakan visi dan misi demi terwujudnya kemandirian desa.

“Pelatihan ini merupakan sebuah upaya untuk mewujudkan kemandirian desa”, ujarnya.

Foto : Direktur PAKU Unira Malang saat memberikan materi dalam pelatihan

Moh Mahpur mengatakan bahwa pembangunan perekonomian Indonesia dimulai dari Desa. Pemberdayaan dan peningkatan kualitas sumber daya alam dibutuhkan guna mendukung pengembangan potensi kekayaan alam desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

“Keberadaan desa bukan lagi sebagai objek dari pembangunan, tetapi desa lebih mempunyai daya ungkit yang kuat untuk berperan menjadi subjek dari pembangunan”, ujarnya.

Hal tersebut senada dengan semangat pembangunan di aras desa dimana salah satu Desa yang terletak di Kabupaten Blitar, menurut Mahpur memiliki potensi desa wisata yang dinamai sama dengan nama desanya, yaitu Desa Mronjo Kecamatan Selopuro mempunyai wisata di Mronjo Kabupaten Blitar.

“Desa ini sangat asri, ramah, dan nyaman. Desa yang dinilai sarat dengan beragam potensi seperti sektor pertanian, periklanan, perikanan, peternakan, kesenian dan kerajinan hingga situs sejarah”, terangnya.

Sementara itu, Dewi Ambarwati, Direktur PAKU Unira Malang mengatakan bahwa selain pelatihan pengelolaan desa wisata dari perspektif bisnis, manajemen, marketing kreasi dan inovasi, pelatihan ini diperkuat dengan materi integritas antikorupsi.

“Sebuah aksi dan tujuan yang mulia akan berakhir buruk tanpa adanya kesadaran antikorupsi oleh para pelaku kebijakan di desa, integritas tidak dapat ditinggalkan dan sudah selayaknya melekat dalam jiwa masyarakat desa demi terwujudnya kesejahteraan yang lebih baik.” Pungkasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait