Mahasiswa PMM UMM, Bantu Siswa Belajar Diera Pandemi Covid-19

  • Whatsapp
Foto : Mahasiswa PMM UMM bantu siswa belajar daring
Foto : Mahasiswa PMM UMM bantu siswa belajar daring

MALANGSATU.ID – Mahasiswa PMM UMM Malang bantu siswa belajar ditengah pandemi Covid-19 yang berdapak pada sektor pendidikan dan mengharuskan siswa belajar secara daring.

Bacaan Lainnya

Dalam hal ini, ada yang menarik dari Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Kelompok 8 yaitu dengan melakukan kegiatan pembelajaran terhadap anak-anak, karena pada kondisi seperti ini pembelajaran siswa-siswi menggunakan sistem online.

Mahasiswa UMM ini membantu masyarakat dan pelajar dalam proses pembelajaran online, karena masih banyak masyarakat desa dalam penguasaan terhadap teknologi masih kurang dan anak-anak juga merasa kurang memahami materi yang diberikan oleh gurunya, dikarenakan pada sistem online ini guru hanya memberikan materi melalui video dan tugas-tugas.

Kehadiran mahasiswa ini begitu dirasakan manfaatnya oleh warga, seperti yang disampaikan oleh Sanik Darmawati selaku Sekdes di Desa Tegalgondo, Kabupaten Malang yang menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa UMM dalam melaksanakan engabdian masyarakat sangat membantu.

“Saya sangat berterimakasih dengan adanya mahasiswa PMM UMM, karena dengan kehadiran mereka saya selaku perwakilan masyarakat Desa Tegalgondo merasa senang dengan kegiatan ini karena sangat positif dan dapat memberikan wawasan lebih kepada anak-anak di Desa ini, dan saya berharap kehadiran mereka dapat memajukan desa menjadi lebih baik seperti kegiatan yang sedang mereka lakukan yaitu membangun Taman Baca dan Bermain Kali Paron, Desa Tegalgondo”, ujarnya, Minggu 6/9/2020.

Sanik Darmawati, Sekdes di Desa Tegalgondo mengatakan bahwa dengan adanya metode pembelajaran tatap muka di Taman Baca dan Bermain Kali Paron, Desa Tegalgondo membuat anak-anak menjadi senang belajar.

“Dalam kegiatan ini, tidak lupa mereka tetap mematuhi protokol kesehatan yang dimana sebelum melakukan kegiatan pembelajaran anak-anak wajib mencuci tangan, menggunakan hand sanitizer, serta tidak lupa menggunakan masker”, terangnya.

Sanik Darmawati mengatakan kehadiran mahasiswa ini juga untuk memotivasi anak-anak untuk belajar.

“Mereka memberikan permen dan ice cream terhadap anak-anak yang sudah selesai mengerjakan tugas atau belajar. Usia anak-anak yang mereka bimbing mulai dari 4 tahun sampai 8 tahun yaitu TK A, TK B, Kelas 1 SD sampai dengan Kelas 5 SD”, terangnya.

Senada dengan sekdes tegalgondo, ibu Heti Nirmala selaku masyarakat Desa Tegalgondo juga merasakan manfaat dari kehadiran mahasiswa yang sedang melakukan pengabdian kepada masyarakat.

“Dengan adanya mahasiswa PMM UMM di Desa Tegalgondo masyarakat sangat terbantu dalam mengerjakan tugas anak-anaknya dari sekolah, serta harapan saya pada mahasiswa PMM UMM ini semoga dapat menghidupkan desa dan memajukan desa dengan kepedulian yang diberikan, dan sangat berterimakasih atas kehadiran kelompok 8 PMM UMM”, ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Aziz Ma’ruf selaku Ketua Kelompok 8 PMM UMM, mengaku sangat senang dan bangga karena dapat membantu permasalahan yang ada pada masyarakat khususnya terkait dengan proses pembelajaran atau pendidikan anak-anak di Desa Tegalgondo yang pada kondisi seperti ini pembelajaran menjadi kurang efektif.

“Menurut saya, pembelajaran pada saat kondisi seperti ini harus tetap berjalan dengan baik dan berharap anak-anak juga dapat menumbuhkan rasa semangat belajar pada dirinya serta dapat memahami pelajaran yang mereka pelajari”, tandasnya.(*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait