Kepincut Sketsa Mbah Moen, Bupati Malang Beli Kaos Kyai Maemon Seharga Rp 1 Juta

  • Whatsapp
Foto : Bupati Malang tunjukkan sketsa kyai maemon zubaer yang dibelinya
Foto : Bupati Malang tunjukkan sketsa kyai maemon zubaer yang dibelinya

MALANGSATU.ID РHadiri pelatihan kewirausahaan yang digelar oleh Lazisnu yang bekerjasam dengan Unisma Malang dan Pemkab Malang, Bupati Malang HM Sanusi beli lukisan kain bordir sketsa wajah KH Maimun Zubair atau Mbah Moen, Minggu 20/9/2020.

Bacaan Lainnya

Lukisan bordir ukuran 135 cm x 90 cm itu dipajang berjejeran di acara workshop kewirausahaan Pemkab Malang dan Unisma. Karya seni yang dibordir di atas kain putih tulang tersebut nampak mencolok dari kejauhan.

Bupati Makang, HM Sanusi berdialog dengan Samsuddin, warga MCW NU Lawang, Kabupaten Malang, yang membuat karya tersebut.

“Berapa harganya?” tanya Bupati Malang

“Dijual Rp 650 ribu,” jawab Samsudin.

“Ya. Saya beli Rp 1 juta,” tukas Bupati Malang, HM Sanusi

Lukisan bordir kain sketsa wajah Mbah Moen yang dibeli Bupati Malang HM Sanusi langsung dikemas dan dibawa pulang.

Samsuddin, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Malang HM Sanusi yang telah mengapresiasi karyanya.

Dia menggeluti dunia perbordiran sejak tahun 1994an. Selain sketsa wajah Mbah Moen, dia juga pernah membuat sketsa wajah Bung Karno.

“Kesulitannya ya di sketsanya. Kalau bordirnya cepet. Saya memang tukang bordir. Kalau gak lagi garap itu, ya garap bordir atribut sekolah,” ujarnya.

Samsuddin hanya membutuhkan waktu sekitar 3 hari untuk menyelesaikan garapannya. Paling lama pembuatan sketsa wajah yang hampir memakan waktu 2 hari.

Bupati Malang, dalam kesempatan tersebut, memberikan pengarahan kepada para pelaku UMKM yang tengah menjalani pelatihan kewirausahaan.

Buoati Malang, HM Sanusi memberikan dukungan penuh kepada masyarakat yang hendak membuka usaha. Apalagi di tengah pandemi Covid-19.

“Ini mampu meningkatkan peluang lapangan pekerjaan,” imbuhnya.

Bupati Malang, mengaku siap menggratiskan izin usaha mikro bagi masyarakat.

Pemkab Malang membuka peluang bagi pelaku UMKM mengajukan pinjaman modal sampai batas Rp 50 juta dengan tanpa jaminan.

“Bunganya 6 persen setahun. Syaratnya harus ber-KTP Kabupaten Malang dan punya usaha. Kalau gak punya usaha gak bisa,” tegasnya.

Sementara untuk perijinan usaha mikro, Buoati Malang, HM Sanusi menambahkan jika Pemkab Malang siap membantu proses perijinan hingga selesai.

“Nanti yang mengajukan apa kita proses. Selama berkaitan dengan usaha mikro, seluruh ijin yang dibutuhkan kita gratiskan. Semua kita bantu mengurus sampai ijin sertifikasi halal,” pungkasnya.(*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait