GP Ansor Kabupaten Malang Tolak KAMI, Jaga Malang Tetap Kondusif

  • Whatsapp
Foto : Ketua GP Ansor Kab Malang (berjas Hijau) saat menerima kunjungan Kapolres Malang
Foto : Ketua GP Ansor Kab Malang (berjas Hijau) saat menerima kunjungan Kapolres Malang

MALANGSATU.ID – GP Ansor Kabupaten Malang tolak kehadiran KAMI (Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia) di Kabupaten Malang, karena dinilai akan memecah belah bangsa. Hal ini disampaikan oleh ketua GP Ansor Kabupaten Malang , Husnul Hakim Sy, MH saat menerima kunjungan silaturahmi Kapolres Malang di kantor GP Ansor Kabupaten Malang, Jl. Raya Pakisaji Malang.

Bacaan Lainnya

Ketua GP Ansor Kabupaten Malang, Husnul Hakim Sy, MH mengatakan bahwa pihaknya menilai gerakan KAMI berpotensi merusak persatuan dan memecah belah anak bangsa.

“Karena kami nilai gerakan tersebut berpotensi merusak persatuan dan kesatuan, serta memecah belah bangsa ini,” Selasa 8/9/2020.

Lebih lanjut, Husnul Hakim Sy, MH mengatakan, bahwa dalam perspektif organisasi atau perkumpulan apapun tidak bisa dilarang. Kecuali organisasi terlarang dan mengindikasikan ingin merubah Pancasila atau organisasi yang berpotensi membuat makar.

“Karena ada indikasi gerakan politik yang berbungkus dan mengklaim gerakan moral,” ujarnya.

Menurutnya, seharusnya saat ini semua pihak bersatu padu memecahkan masalah Pandemi virus Covid-19.

“Termasuk mendukung pemerintah dalam berupaya mengatasi virus Corona. Ini harus menjadi perhatian. Karena wabah ini perlu dicegah agar tidak semakin meluas,” urainya.

Husnul Hakim Sy, MH menambahkan alangkah baiknya saat ini seluruh pihak bersatu padu dan bersama-sama membantu pemerintah untuk mengatasi Pandemi ini.

“GP Ansor Kabupaten Malang akan selalu menjadi terdepan untuk membantu pemerintah dalam mengatasi Pandemi Covid-19,” ujarnya.

Diapun mengimbau kepada seluruh anggota GP Ansor dan Banser Kabupaten Malang untuk menjaga kondusivitas serta menjadi garda terdepan apabila ada yang merusak keutuhan NKRI temasuk gerakan KAMI.(*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait