Gelar FGD, Kapolres Malang Tekankan Protokol Kesehatan Cegah Covid-19

  • Whatsapp
Foto : Polres Malang gelar FGD pencegahan covid-19
Foto : Polres Malang gelar FGD pencegahan covid-19

MALANGSATU.ID – Gelar Focus Group Discussion (FGD), Kapolres Malang AKBP. Hendri Umar menekankan dua hal untuk menangani dan mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Malang. Focus Group Discussion (FGD) di ruang rapat Polres Malang Kepanjen, Senin 28/09/2020.

Bacaan Lainnya

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar dalam kesempatan tersebut mengatakan saat ini kasus Covid di Kabupaten Malang mencapai 896 pasien positif namun tingkat kesembuhan mencapai 789 orang dan 57 pasien dinyatakan meninggal dunia.

“Tingkat kesembuhannya mencapai 87 persen,” ujarnya.

Menurut Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, saat ini kondisi dunia masih cukup memprihatinkan lantaran 99 % negara didunia masih terdampak pandemi Covid -19.

“Hingga saat ini belum ada vaksin untuk Covid. Sementara Vaksin utamanya adalah mematuhi aturan protokol kesehatan Covid terutama dengan bermasker saat berkegiatan diluar rumah,” ujarnya.

Japolres Makang menjelaskan saat ini tingkat kesadaran masyarakat untuk mematuhi prokes kesehatan sudah semakin tinggi, terbukti dari berbagai operasi pendisiplinan, hampir tidak ditemui masyarakat yang tidak bermasker.

“Kendati demikian butuh usaha keras semua pihak untuk terus mendisiplinkan dan memberikan edukasi untuk tetap mempertahankan prinsip protokol kesehatan”, ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolres Malang mengatakan bahwa pandemi Covid belum berakhir, kita tidak berharap masyarakat lengah dan bereuforia menganggap Covid berakhir.

“Makanya kita terus lakukan operasi yustisi, untuk memberikan tindakan lebih tegas sesuai aturan, dan sanksi mulai sanksi ringan, hingga sanksi denda untuk memberi efek jera kepada masyarakat”, ujarnya.

Kapolres Malang menyampaikan bahwa sekarang tingkat kesembuhan pasien Covid di Kabupaten Malang masuk 5 besar se Jatim.

“Hal ini yang harus kita tingkatkan,” tandasnya.

Meski demikian usaha tersebut membutuhkan kerjasama berbagai pihak bukan hanya Pemda, Polri dan TNI, tapi seluruh komunitas yang ada di Kabupaten untuk berkolaborasi bersama memberikan edukasi terkait prokes kesehatan. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait