Pernyataanya Dianggap Rugikan Malang Jejeg, Anggota Bawaslu Diadukan ke Polres Malang

  • Whatsapp
Foto : Tim Malang jejeg lakukan koonfrensi press
Foto : Tim Malang jejeg lakukan koonfrensi press

MALANGSATU.ID – Anggota Bawaslu Kabupaten Malang ke Polres Malang oleh Tim pemenangan Bakal calon (Bapaslon) jalur perseorangan atau independen ‘Malang Jejeg’.

Bacaan Lainnya

Salah satu anggota Bawaslu Kabupaten Malang yang dilaporkan tersebut adalah George da Silva, Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten karena beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa ada dukungan palsu untuk Malang Jejeg.

Soetopo Dewangga, Ketua tim kerja Malang Jejeg, mengatakan bahwa tim hukum Malang Jejeg sudah mengadukan George ke Polres Malang.

“Statement George itu sangat merugikan kami. Banyak relawan kami yang mundur,” ujarnya, Selasa 18/8/2020.

Soetopo, mengatakan bahwa dalam statement George tersebut, sangat mempengaruhi elektabilitas Bapaslon Heri Cahyono-Gunadi Handoko untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang.

“Dia bilang jika surat dukungan yang kami kumpulkan itu palsu. Kok berbeda dengan hasil pleno waktu itu. Padahal George juga ada,” terangnya.

Atas pernyataanya tersebut, menurut Soetopo, pihaknya mengadukan George ke Polres Malang, pengaduan ini masih akan ditunggu kelanjutannya.

“Tadi siang, melalui tim hukum Malang Jejeg sudah mengadukan Polres Malang, sekarang kita tunggu hasilnya,” ujarnya.

Sedangkan menurut tim Hukum Malang Jejeg, Agustian A. Siagian menyampaikan bahwa statement George di salah satu media dinilai tidak valid, dan tidak sesuai fakta.

“Statement George di salah satu media menyampaikan bahwa jika dari 72 ribu KTP dukungan calon perseorangan,16 ribu diantaranya gugur karena tidak merasa memberikan dukungan. Itu tidak benar. Faktanya dari hasil rapat pleno, kami mengantongi 72 ribu lebih dukungan,” terangnya.

Siagian sangat menyayangkan statement George tersebut, dan dirinya telah mengadukan ke Kepolisian dengan Pasal 28 ayat 2 UU ITE dan Pasal 310 KUHP.

“Statement George itu terkesan secara tidak langsung menyudutkan Malang Jejeg. Munculnya ujaran kebencian. Apalagi dia terkesan membiarkan atas ujaran yang disampaikan itu,” tandasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait