Ketua PCNU Kecewa, Merasa ‘Dizolimi’ Elit PKB

  • Whatsapp
Foto : Ketua PCNU kab malang dalam suatu kesempatan bersama Bupati Malang
Foto : Ketua PCNU kab malang dalam suatu kesempatan bersama Bupati Malang

MALANGSATU.ID – Rekom DPP PKB telah resmi jatuh ke tamgan Hj. Latifah Shohib-Didik, yang akan bertarung pada Pilkada Kabupaten Malang atau Pilbup Malang 2020.

Bacaan Lainnya

Namun demikian, rekom DPP PKB tersebut ternyata berbuntut panjang. Hal ini terjadi karena bakal calon Bupati Malang, Dokter Umar Usman yang juga ketua PCNU Kabupaten Malang merasa dizolimi oleh salah seorang oknum elit DPP PKB.

Dokter Umar mengaku beberapa pernyataannya diplintir oleh elit PKB tersebut, sehingga antara kenyataan dan berita yang muncul di media tidak sama. 

Hal ini bermula saat dilakukannya pertemuan antara dr Umar Usman dengan salah satu elit PKB itu di sebuah hotel di Kota Malang pada 11 Agustus 2020.

Saat itu elit tersebut, sebut saja “SM” menyuruh mundur dr Umar Usman karena calon yang akan direkom DPP PKB adalah Latifah-Didik. 

“Ya dengan itu terasa seperti apa ya, kita lagi juga berusaha keras menjalankan segala perintah dalam surat tugas, sehingga waktu itu saya ngomong saya tidak akan mundur saya terus, begitu, rekom akan saya kejar sampai ke lubang semut saya bilang gitu, terangnya, Sabtu 15/08/2020.

Dokter Umar menjelaskan pihaknya sejak tanggal 25 Juli sampai tanggal 10 Agustus lewat surat tugas DPP PKB sudah menjalani semua perintah, tapi ironisnya di tengah perjalanan tanpa pemberitahuan sebelumnya tiba-tiba muncul nama baru.

“Ya caranya mungkin lebih apa ya, karna kita sudah diberikan surat tugas, harusnya kan setidaknya ada semacam penyampaian laporan atau ada umpan balik, begitu,” sesalnya.

Ditanya apakah akan berlabuh mendukung calon yang lain, Dokter Umar menjawab masih menunggu perkembangan.

“Hari ini kita melihat dan menunggu perkembangan dulu,” tandasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait