Dinkes-USAID Jalin Gelar Webinar, Rencana Peraturan Bupati Penerapan Standar Prosedur Operasional (SPO) ANC dan PNC

  • Whatsapp
Foto : Webinar yang digelar Dinkes-USAID Jalin
Foto : Webinar yang digelar Dinkes-USAID Jalin

MALANGSATU.ID – Dinkes Kabuoaten Malang dan USAID Jalin gelar webinar dalam rangka rencana penyusunan peraturan Bupati dalam penerapan Standar Rosedur Operasional Ante Natal Care (ANC) dan Post Natal Care (PNC), Selasa 25/8/2020.

Bacaan Lainnya

Webinar ini diikuti hampir 35 orang terdiri dari lintas sektor, hasil yang diharapkan, adalah Pemahaman dan kesepakatan oleh komponen terkait terhadap SPO ANC-Juknis PNC untuk dijadikan kebijakan pelaksanaanya sebagai produk hukum dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan maternal dan neonatal di Kabupaten Malang, Draf Peraturan Bupati penerapan/pelaksanaan SPO ANC-Juknis Tata Laksana PNC, Komitmen lintas sektor untuk melaksanakan SPO ANC-Juknis PNC oleh tenaga kesehtan, fasilitas layanan kesehatan dan organisasi profesi kesehatan sebagai upaya menekan AKI/AKB.

Seperti yang disampaikan oleh Mohamad Iksan-Senior Regional Officer USAID Jalin Program di Jawa Timur mengatakan bahwa serial kegiatan untuk penyusunan SPO ANC dan PNC dibuat sejak bulan Juli 2019 s/d Januari 2020.

“Penyusunan itu melibatkan para pemangku kepentingan di sektor kesehatan di Kabupaten Malang seperti Dinas Kesehatan Kabupaten (sebagai penanggung jawab utama), IBI, Rumah Sakit Pemerintah/Swasta, POGI, HOGSI Malang dan Puskesmas serta sector lainya”, terangnya.

Sementraa itu, menurut drg. Arbani Mukti Wibowo-Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang mengatakan hal ini dilakukan agar pelaksanaan SPO ANC dan Petunjuk Teknis Tata Laksana PNC lebih optimal dan dipatuhi oleh fasilitas layanan kesehatan maupun tenaga kesehatan.

“Maka perlu dibentuk regulasi/kebijakan daerah sesuai dengan mekanisme perundangan yang berlaku”, ujarnya.

Sedangkan menurut Gunawan Djoko Untoro, SKM, Msi-Kabid Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Malang menyampaikan bahwa finalisasi Draf SPO ANC dan Juknis PNC pada tanggal 15 Januari 2020 telah menghasilkan 12 SPO ANC dan 10 Petunjuk Teknis tata laksana PNC yang telah disepakati.

“Semua itu tinggal menunggu pengesahan berupa regulasi yang berbentuk Peraturan Bupati”, ujarnya.

Dia berharap semoga Perbup Pelaksanaan SPO ANC dan Juknis PNC ini bisa segera terbit dan dipatuhi semua pihak terkait dalam pelayanan Maternal dan Neonatal.

“Perbup akan berkontribusi dalam upaya menekan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Kabupaten”, tandasnya.(*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait