PMII Jatim : Copot Menag Fachrul Razi

  • Whatsapp
Foto : Abdul Ghoni, ketua PKC PMII Jawa Timur
Foto : Abdul Ghoni, ketua PKC PMII Jawa Timur

MALANGSATU.ID – Presiden Jokowi marah oada sidang kabinet paripurna yang digelar pada Kamis (18/6) lalu. Karena Presiden tidak puas dengan kinerja kementerian dan lembaga negara. Presiden menilai para menteri masih bekerja seperti biasa dalam masa pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

Menanggapi pidato presiden Jokowi, ketua PKC PMII Jatim, Abdul Ghoni menyebut Kementerian Agama (Kemenag) RI merupakan lembaga paling tidak serius mulai dari awal kabinet terbentuk.

“Berbicara kinerja menteri, apa yang di sampaikan presiden soal menteri harus kerja extraordinary adalah menteri agama yang hampir tak mencerminkan keseriusan dari awal”, kata Abdul Ghoni, pada Jumat (17/7) di Surabaya.

Ia menilai bahwa Menag Fachrul Razi tidak mempunyai capaian program selama pandemi Covid-19.

“Persoalan pendidikan di bawah naungan Kemenag, menteri agama gagal hadir di tengah-tengah kampus ketika pandemi ini,” imbuhnya.

“Sering menghilang dan gak mau berdialog, mendengarkan keluh kesah mahasiswa selama ini,” terangnya.

Untuk itu dirinya mewakili jutaan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indoensia (PMII) di Jawa Timur menyatakan ketidakpuasan atas kinerja Menteri Agama dan menyarankan presiden mengambil langkah extraordinary sesuai pidatonya dalam rapat kabinet.

“Saya sih menyarankan kepada presiden untuk reshuffle menteri agama”, ujarnya.

Menurut Abdul Ghoni, Isu dan kebijakan tentang pendidikan dan radikalisme akan menjadi konsentrasi bangsa kedepan.

“Daripada kementerian agama hancur, mending ganti,” pungkas Abdul Ghoni. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait