Maju Dalam Kontestasi Pilkada, Ketua PCNU Kab Malang Harus Mundur

  • Whatsapp
Foto : KH Fadhol Hija, Rois Syuriah PCNU Kab Malang
Foto : KH Fadhol Hija, Rois Syuriah PCNU Kab Malang

MALANGSATU – Menaggapai beredarnya pemberitaan dimedia massa baik cetak ataupun medua online bahwa NU dan PKB sepakat mendukung Ketua PCNU Kabupaten Malang, dr. Umar Usman. Rois Syuriah PCNU Kabupaten Malang, KH Fadhol Hija tanggapi dengan keras.

Bacaan Lainnya

Saat ditemui dirumahnya, KH Fadhol Hija menyampaikan bahwa pemberitaan tersebut tidak benar jika PCNU Kabupaten Malang lakukan konsolidasi dengan DPC PKB Kabupaten Malang.

“Kami tidak pernah lakukan konsolidasi dengan PKB untuk pilkada”, tegasnya.

KH Fadhol Hija, Rois Syuriah PCNU yang menjadi pimpinan tertinggi du PCNU Kabupaten Malang ini mengatakan bahwa sesuatu AD/ART NU, bila ada pengurus Syuriah atau tanfidiyah NU yang maju dalam pilkada harus mundur.

“Kalau sesuai dengan ADART Organisasi yang ada di NU, apabila pengurus syuriah maupun tanfiziah maju pada kontestasi Pilkada maupun politik, maka harus mengundurkan diri,” ujarnya, Senin 6/7/2020.

KH Fadhol Hija menjelaskan, bahwa hal itu sesuai dengan AD/RT organisasi NU Pasal 51 ayat 4 dan ayat 7.

“Dan sesuai dengan pedoman organisasi diatur dalam Pasal 12 ayat 1 dan 2,” terangnya.

Lebih lanjut, menurut KH Fadhol Hija
Apabila tidak mundur, maka secara otomatis jabatannya akan copot.

“Sesuai ADART, apabila hingga ditetapkan sebagai Calon tidak mundur, maka secara otomatis jabatannya ditanggalkan,” tegasnya.

KH Fadhol Hija juga menyampaikan bahwa sampai saat ini dr. Umar Usman yang juga sebagai Direktur RSUD Kota Malang tersebut secara organisasi belum izin untuk maju Pilkada.

“Dulu waktu mau mendaftar di PDI Perjuangan beberapa waktu lalu sudah, tapi hanya komunikasi melalui telefon,” ungkapnya.

Kemudian KH Fadhol Hija menyatakan bahwa sikap NU Kabupaten Malang pada Pilkada adalah netral.

“Karena sesuai organisasi memang begitu. Tapi, warga Nahdlatul Ulama wajib berpartisipasi menggunakan hak pilihnya pada Pilkada,” pungkasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait