Terus Bertambah, Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 Di Dominasi Malang Utara

  • Whatsapp
Foto : Peta sebaran pasien positif covid-19 di kab malang
Foto : Peta sebaran pasien positif covid-19 di kab malang

MALANGSATU.ID – Jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Malang terus bertambah. Sampai hari ini jumlah terkonfirmasi Covid-19 menjadi 117, bertambah 7 dari sehari sebelumnya yang berjumlah 110 kasus.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo mengatakan bahwa ada tambahan 7 kasus dari sehari sebelumnya.

”Tambah 7 orang terkonfirmasi covid-19, penambahan itu tetap didominasi dari cluster Malang Utara”, ujarnya, Jumat 12/6/2020.

Arbani, menjelaskan bahwa dari penambahan 7 kasus positif covid-19 tersebut, 5 di antaranya berasal dari Kecamatan Singosari. Sedangkan 2 sisanya, 1 pasien di antaranya berasal dari Malang Timur yakni Kecamatan Tumpang. Kemudian 1 pasien lainnya dari Malang Selatan yaitu Kecamatan Donomulyo. 

”Satu pasien dari Donomulyo, informasinya yang bersangkutan masih dirawat di Rumah Sakit,” terangnya.

Menurut Arbani, dengan adanya penambahan pasien positif Covid-19 ini, Dinkes Kabupaten Malang langsung melakukan upaya tracing.

“Hasilnya, ada salah satu anggota keluarga dari pasien asal Kecamatan Donomulyo yang dinyatakan reaktif covid-19”, ungkapnya.

Arbani mengatakan bahwa dari 4 anggota keluarga asal Kecamatan Donomulyo itu, ada salah satu yang reaktif.

”Dari 4 anggota keluarga pasien asal Kecamatan Donomulyo, ada salah satunya yang menunjukkan hasil rapid test yang reaktif (Covid-19),” terangnya.

Lebih lanjut, Arbani mengatakan bahwa saat ini, satu anggota keluarga yang reaktif covid-19 tersebut sudah disarankan untuk melakukan isolasi mandiri sembari menunggu dilakukannya test swab. 

”Satu orang yang reaktif itu sudah diarahkan untuk menjalani isolasi mandiri secara personal, sedangkan anggota keluarga yang lain membantunya agar tidak keluar kamar selama 14 hari,” ujarnya.

Arbani menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan rumah sakit dan dokter perawatnya, dan menginstruksikan apabila ada pasien positif yang sudah tidak dirawat di rumah sakit, untuk diarahkan agar menjalani isolasi di Rusunawa ASN. 

”Bila ada pasien terkonfirmasi positif yang mau keluar rumah sakit, saya minta untuk segera koordinasi dengan Dinkes atau puskesmas langsung. Apabila statusnya belum negatif, yang bersangkutan sebaiknya diberi edukasi untuk dikirim ke rusunawa guna menjalani perawatan,” tandasnya.

Sebagai informasi bahwa sesuai dengan data dari Dinkes Kabupaten Malang, bhawa dari 117 kasus positif yang ada di Kabupaten Malang, sebanyak 43 di antaranya dinyatakan sembuh. Kemudian pasien positif covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia ada 18 pasien, selebihnya masih dilakukan perawatan di rumah sakit dan ada yang lakukan isolasi mandiri. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait