Siapkan Hadiah Bagi Pelapor, FMPP Buka Posko Pengaduan Pendaftarannya Siswa Baru

  • Whatsapp
Foto : Asep Suryaman, Koordinator FMPP
Foto : Asep Suryaman, Koordinator FMPP

MALANGSATU.ID – Memasuki masa penerimaan suswa baru tahun ajaran 2020, FMPP membuka posko pengaduan masa pendaftaran siswa baru (PSB) di Kabupaten Malang, hal ini dilakukan karena mengingat luas wilayah Kabupaten Malang yang terdiri dari 33 Kecamatan dan rentan terjadi pungutan liar.

Bacaan Lainnya

Seperti yang disampaikan oleh Koordinator Front Masyarakat Peduli Pendidikan (FMPP) Kabupaten Malang, Asep Suryaman yang mengatakan bahwa masa penerimaan siswa baru sangat rentan terjadinya pungli dan masyarakat enggan melaporkannya

“Kabupaten Malang ini sangat luas yang tersebar di 33 kecamatan. Dan SDM masyarakatnya yang masih rendah menyebabkan mereka terkadang takut untuk menyuarakan adanya pungli”, ujarnya, Kamis 11/6/2020.

Apalagi, menurut Asep, pungli di lingkungan pendidikan di Kabupaten Malang saat momen PSB atau PPDB, hampir setiap tahun terjadi.

“Banyak modus dan dalih yang di lakukan saat lakukan pungli, dengan mengatasnamakan infak, sumbangan atau sedekah dari wali murid”, jelasnya.

Asep Suryaman menyampaikan bahwa pungutan berdalih apapun sebenarnya tidak diperkenankan karena semua biaya operasional sekolah sudah dicover pemerintah lewat BOS pemerintah pusat dan BOSDA.

Oleh karena itu, Front Masyarakat Peduli Pendidikan (FMPP) Kabupaten Malang membuka posko pengaduan. Keberadaan posko pengaduan ini untuk mempermudahan wali murid yang ingin menyampaikan aspirasinya ketika terjadi pungli selama pelaksanaan PPDB.

“Sebenarnya pungli saat PPDB marak terjadi, dalihnya rata-rata ya sumbangan. Hanya saja terkadang wali murid tidak bisa berbuat banyak karena mereka juga pada posisi butuh anaknya masuk sekolah,” ungkapnya.

Menurut Asep, situasi ini tidak boleh dijadikan kesempatan bagi sekolah untuk ajang melakukan pungutan liar ke wali murid.

“Mengingat biaya operasional sekolah sudah dicover oleh pemerintah”, tegasnya.

Lebih lanjut, Menurut Asep Suryaman, FMPP lakukan inovasi dalam memacu minat masyarakat untuk melaporkan pengaduan pungli tersebut dengan menyediakan hadiah menarik bagi 20 pelapor pertama.

“FMPP akan menyediakan paket hadiah menarik bagi 20 orang pertama yang melaporkan adanya dugaan pungli terkait PPDB”, ujarnya.

Asep mengatakan bahwa hadiah ini untuk memberikan semangat kepada warga agar berani menyampaikan aspirasi adanya dugaan pungutan liar.

Kemudian, Asep menegaskan bahwa pihaknya mewanti-wanti agar sekolah tidak melakukan pungli terkait PPDB.

“Diknas kami harapkan juga tegas apabila ada sekolah yang melakukan praktik pungli,” tandasnya.

Bagi warga yang akan melaporkan adanya dugaan pungli bisa datang di Posko Pengaduan FMPP di Jalan Panji No 144, Kepanjen. Atau bisa hubungi di nomer HP 0816517616.

“Kami siap melayani 24 jam bagi para pelapor”, pungkasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait