PSBL Akan Diterapkan di Singosari-Lawang, Pemkab Malang Masih Menunggu Persetujuan Gubernur Jatim

  • Whatsapp
Foto : Bupati Malang saat tinjau pasar Lawang
Foto : Bupati Malang saat tinjau pasar Lawang

MALANGSATU.ID – Penerapan Penerapan Sosial Berskala Lokal (PSBL) di Kecamatan Singosari dan Lawang masih menunggu persetujuan dari Gubernur Jawa Timur, hal ini dsampaikan oleh Bupati Malang, HM Sanusi saat meninjau kedua kecamatan tersebut, Kamis  11/6/2020.

Bacaan Lainnya

Sebagai informasi, kedua Kecamatan tersebut menjadi kecamatan dengan angka kasus positif Covid-19 tertinggi di Kabupaten Malang. Hingga hari ini, ada 38 kasus di Singosari dan 28 kasus di Lawang.

Berdasarkan hal tersebut, Pemkab Malang berencana untuk memberlakukan PSBL (Pembatasan Sosial Berskala Lokal).

Seperti yang disampaikan oleh Bupati Malang HM Sanusi saat melakukan kunjungan ke Lawang yang mengatakan, bahwa untuk menerapkan PSBL, pihaknya menunggu persetujuan dari Pemprov Jatim.

“PSBL ini tidak bisa ditentukan oleh pemerintah Daerah harus melalui Gubernur dan nanti disetujui oleh Menteri Kesehatan. Meskipun lokal harus seperti PSBB,” ujarnya.

Bupati Malang, HM Sanusi menambahkan bahwa dengan kondisi saat ini, kemungkinan besar PSBL akan diberlakukan di Lawang dan Singosari.

“Nanti kalau diterapkan seperti PSBB cuma ini di dua kecamatan saja. Sebenarnya Kabupaten Malang ini tinggal dua Kecamatan yakni Singosari dan Lawang. Kita berdoa saja semoga tidak sampai PSBB dan cepat selesai,” tandasnya.

Terkait dengan tehnis pelaksanaan PSBL, Bupati Malang mengatakan bahwa hampir sama dengan penerapan PSBB.

“Tehnisnya nanti ada check point dan safe house, hampir sama dengan PSBB,” pungkasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait