Pesantren Tangguh Menjadi Konsep Baru Dalam Persiapkan Kembalinya Aktifitas Ponpes

  • Whatsapp
Foto : Wakil Komandan Satgas New Normal, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar
Foto : Wakil Komandan Satgas New Normal, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar

MALANGSATU.ID – Pondok Pesantren akan kembali beraktifitas dan para santri akan kembali kepondok pesantren seiring dengan kebijkaan pemerintah yang menerapkan fase new normal.

Bacaan Lainnya

Berbagai persiapan dilakukan baik oleh pihak Ponpes maupun pemerintah dalam menyambut kembali santri kepondok pesantren ditengah pandemi yang belum berakhir.

Gagasan pesantren Tangguh muncul dalam rangka mempersiapkan kembalinya santri kepondok pesantren dalam mengantisipasi munculnya cluster baru dari Ponpes.

Hal ini disampaikan oleh Satuan Tugas (Satgas) New Normal Life Kabupaten Malang akan mengadopsi sistem Kampung Tangguh untuk diterapkan di Pondok Pesantren (Ponpes) yang sebentar lagi akan kedatangan para santrinya.

Pesantren Tangguh, menjadi gambaran kecil yang nantinya akan dibawa Satgas New Normal Life ke Ponpes yang ada di Kabupaten Malang.

Kapolres Malang yang juga sebagai Wakil Komandan Satgas New Normal Life Kabupaten Malang, AKBP Hendri Umar, mengatakan bahwa rencananya, Satgas New Normal Life Kabupaten Malang akan memaparkan konsep Kampung Tangguh ke Ponpes.

“Kita rencanakan mulai hari Senin 8/6/2020, Kasatgas New Normal, Dandim bersama kita akan turun langsung ke pesantren”, ujarnya.

Kapolres Malang mengatakan bahwa pihaknya akan menyusun konsep pesantren tangguh.

“Kita buatkan konsep pesantren tangguh. Jadi nanti semuanya harus mempunyai kesadaran yang kuat untuk pencegahan terhadap penularan Covid-19 ini,” ungkapnya.

Menurut Kapolres Malang, tak hanya Ponpesnya, semua lingkup yang ada di dalam mulai dari santri, pengurus, kiai, cleaning servis harus memperhatikan protokol kesehatan.

“Jadi ketahanan yang di kampung tangguh, nanti akan kita tularkan ke Pesantren Tangguh dan diterapkan di semua pesantren yang ada di wilayah Kabupaten Malang,” jelasnya.

Kapolres Malang juga menyampaikan bawa sebelumnya para pemangku pondok pesantren sudah dilakukan sosialisasi terkait penerapan protokol kesehatan dipendopo dua hari lalu.

“Sudah kita kumpulkan bersama Bupati Malang dan Dandim, hampir seluruh pengasuh pondok pesantren yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Malang, dan kita sampaikan protokol yang harus dilaksanakan mulai dari mereka belum berangkat, baru datang, dan mereka sudah di dalam yang apa dilakukan selama proses belajar mengajar, semua sudah kita sampaikan,” pu gkasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait