Pemkab Malang Kembali Gratiskan Restibusi Harian Kios di Semua Pasar

  • Whatsapp
Foto : Kepala Disperindag Pemkab Malang, Agung Purwanto
Foto : Kepala Disperindag Pemkab Malang, Agung Purwanto

MALANGSATU.ID – Pemkab Malang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang gratuskan restibusi harian kios atau bedak di seluruh pasar Kabupaten Malang.

Bacaan Lainnya

Hal ini disampaikan oleh Kepala Disperindag Pemkab Malang, Agung Purwanto yang mengatakan,bahwa Pemkab Malang gratiskan restibusi bagi pemilik kios atau bedak yang mulai diberlakukan hari Senin 22/6/2020.

Kepala Disperindag Pemkab Malang, Agung Purwanto mengatakan bahwa semua kios digratidkan kembali.

“Mulai hari Senin (22/6) semua kios digratiskan kembali, karena mengingat masa transisi New Normal diperpanjang,” ujarnya.

Kepala Disperindag Pemkab Malang, Agung Purwanto juga menyampaikan bahwa untuk masa pembebasan retribusi bagi pemilik kios di pasar, diberlakukan hingga Kabupaten Malang memasuki Masa New Normal.

“Menurut Surat Keputusan Bupati ya sampai Kabupaten Malang memasuki masa New Normal. Entah jadi warna Kuning atau zona dengan risiko rendah sampai Hijau atau zona risiko terkontrol”, jelasnya.

Menurut Agung, bahwa dengan pembebasan restibusi tersebut, secara otomatis akan mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan akan menurun drastis.

“Target PAD kami sebesar Rp.7,1 miliar dari Retribusi. Tapi, dengan adanya pembebasan retribusi ini ya gak mungkin tercapai. Lah dari April sudah gratis”, jelasnya.

Kepala Disperindag Pemkab Malang, Agung Purwanto menambahkan bahwa berdasarkan data Disperindag, untuk satu bulannya, retribusi harian pasar sendiri mampu mengumpulkan pendapatan sebesar 500-550 juta rupiah.

“Sejka April sudah tidak ada, Mei juga, Juni ini ya pasti tidak ada. Kalau gratis terus ya gak sampai target 7,1 miliar”, ujarnya.

Agung mengatakan bahwa hal ini akan berdampak pada penurunan target dan program Disperindag.

“Efeknya tentunya ke semuanya, termasuk ke program-program Disperindag ke depan,” tandasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait