Pemkab Malang Dapat Tambahan Kuota BST Dari Kemensos RI

  • Whatsapp
Foto : Kadinsos kab malang, Nur Hasyim
Foto : Kadinsos kab malang, Nur Hasyim

MALANGSATU.ID – Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk Keluarga Pemerima Manfaat (KPM) Kabupaten Malang akan bertambah seiring dengan adanya penambahan kuota dari Kemensos RI.

Bacaan Lainnya

Hal ini disampaikan oleh Kadinsos Kabupaten Malang H.Nurhasyim, SH.M.Si yang menjelaskan, bahwa Pemkab Malang mendaoatkan tambahan kuota penerima BST menjadi 100 ribu KK, dan dengan bertambahnya kuota tersebut, nantinya setiap desa bakal mendapat jatah KPM sebanyak 250 KK.

“Walaupun ada tambahan, nantinya semua tergantung masing-masing desa yang mengusulkan dan dikoordinir oleh camat”, ujarnya, selasa 16/6/2020.

Nur Hasyim mengatakan bahwa tidak semua desa bisa mengusulkan sebanyak 250, karena disetiap desa, masyarakatnya juga sudah ada yang menerima bantuan-bantuan lainnya.

“Salah satunya seperti BPNT, kemungkinan nanti akan dialihkan ke desa lainnya”, jelasnya.

Nurhasyim juga memastikan bahwa data KPM BST yang diminta oleh Kemensos adalah data terbaru yang berasal dari pendataan yang dilakukan oleh masing-masing desa di Kabupaten Malang dan telah melewati proses verifikasi data. Sedangkan data yang diterima Dinsos saat ini sudah genap 100 ribu KK sesuai kuota yang diberikan Kemensos RI.

“Kita kirimkan data tersebut lewat aplikasi yang tersedia, sedangkan untuk data fisik akan kami serahkan langsung ke Kemensos di Jakarta,” terangnya.

Sementara itu, untuk bantuan sosial (Bansos) saat masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Malang, Kadinsos Kabupaten Malang ini menjelaskan, bahwa pihaknya telah menyalurkan bansos kepada masyarakat terdampak Covid-19 kepada sekitar 270 ribu KK.

“Pada masa PSBB kita salurkan ke 270 ribu KK masyarakat terdampak, bukan 520 ribu KK, karena saat kita verifikasi ulang ada masyarakat yang sudah menerima berbagai Bansos, mulai dari Pemprov Jatim maupun dari Kemensos, karena tidak boleh ada penerima bantuan ganda,” terangnya.

Lebih lanjut, Nurhasyim juga menjelaskan bahwa Pemkab Malang berencana bakal menggelontorkan Bansos kepada Pondok Pesantren yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Malang.

“Untuk bantuan pondok pesantren, saat ini masih kami rapatkan, karena yang mengusulkan dari bagian Bintal sedangkan kami dari Dinsos yang memfasilitasi Bansos tersebut,” pungkasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait