Masa Transisi, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Bertambah, Begini Kata Kasatgas New Normal Kab Malang

  • Whatsapp
Foto : Peta sebaran kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kab Malang (diakses dari diskominfo kab malang)
Foto : Peta sebaran kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kab Malang (diakses dari diskominfo kab malang)

MALANGSATU.ID – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada masa transisi New Normal di Kabupaten Malang mengalami peningkatan, data Satgas Covid-19 Kabupaten Malang menunjukkan adanya penambahan pasien positif Covid-19, data tersebut menunjukan adanya 7 tambahan kasus perhari ini, Kamis 18/6/2020.

Bacaan Lainnya

Seperti yang disampaikan oleh Komandan Satgas New Normal Life Kabupaten Malang, Letkol Inf Ferry Muzawwad, yang mengatakan bahwa tambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut berasal dari Kecamatan Lawang, Dau, Bululawang, Pakis, Poncokusomo dan Donomulyo. Akumulasi jumlah total dari penambahan kasus tersebut menjadi 148 kasus di Kabupaten Malang.

“Total keseluruhan jumalahnya menjadi 148”, ujarnya.

Dengan adanya penambahan kasus pada masa transisi tersebut, Komandan Satgas New Normal Life Kabupaten Malang, Letkol Inf Ferry Muzawwad mengatakan bahwa penambahan kasus tersebut adalah cerminan perilaku masyarakat yang belum disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Ini menunjukkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat masih kurang, sehingga masih ada penambahan kasus,” terangnya.

Ferry menegaskan, upaya menyadarkan masyarakat melalui protokol kesehatan itu mustahil terwujud, jika yang bergerak hanya Pemkab Malang, TNI dan Polri.

“Saya yakin kalau masyarakat bersama- sama membantu memutus penyebaran Covid-19, saya yakin ini cepat memutus penyebaran Covid-19 dan tidak ada penambahan lagi,” tegasnya.

Dandim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu ini menilai, bahwa masyarakat tidak memiliki pilihan lain selain merubah kebiasaan menjadi berperilaku disiplin dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Saya selalu tekankan bahwa penerapan protokol kesehatan harga mati. Jika semua disiplin pasti bisa menekan penularan Covid-19,” jelasnya.

Menurut Kasatgas New Normal ini, bahwa selama ini, pelanggaran yang sering dilakukan masyarakat adalah tidak memakai masker.

“Ada yang punya masker, hanya dikantongi tapi tidak dipakai kalau tidak ada petugas,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ferry juga menyesalkan kebiasaan generasi muda yang masih suka nongkrong saat pandemi.

”Tolong dong lakukan protokol kesehatan. kalau yang jiwa muda ayo bantu jangan sampai orang tua, saudara tetangga kita yang mereka tidak tahu apa-apa terkena dampaknya,” ujarnya.

Dandim 1808 ini menyampaikan bahwa jangan sampai masyarakat yang tak berdosa malah terjangkit Covid-19 karena perilaku yang tidak disiplin.

“Contohnya, ada bayi di Kecamatan Wagir terjangkit covid-19, padahal bayi itu tidak punya dosa. Ini adalah dampak-dampak adanya orang-orang yang tidak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait