Kampung Tangguh Tekan Angka Kriminalitas Di Kabupaten Malang

  • Whatsapp
Foto : Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar
Foto : Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar

MALANGSATU.ID – Kampung Tangguh yang digalakkan selama pandemi Covid-19 juga berdampak positif menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Malang.

Bacaan Lainnya

Seperti disampaikan oleh Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, ketika meresmikan Kampung Tangguh di Desa Wonoyoayu, Kacamatan Wajak, Kabupaten Malang, Senin 22/6/2020.

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar mengatakan bahwa dibandingkan tahun sebelumnya, tren kejahatan pada bulan mei ini menurun.

“Dibandingkan bulan yang sama yakni pada bulan Mei di tahun sebelumnya, tren kejahatan itu menurun. Setelah kita lihat, karena dampak Kampung Tangguh ini,” ujarnya.

Kapolres Malang menyebutkan, penurunan angka kriminalitas mencapai 50 persen.

“Pada bulan Mei di tahun sebelumnya ada 72 kasus, sekarang 36 kasus,” ungkapnya.

AKBP Hendri Umar menyatakan bahwa ada beberapa faktor di dalam Kampung Tangguh yang membuat pelaku kejahatan mengurungkan niatnya untuk menjalankan aksinya.

“Melalui Kampung Tangguh, masyarakat aktif melakukan siskamling. Kemudian juga banyak portal. Ini yang menyebabkan pelaku kriminalitas kesulitan menjalankan aksinya,” terangnya.

Lebih lanjut, Kapolres Malang mengapresiasi apa yang telah dilakukan masyarakat dengan penerapan kampung tangguh.

“Tentunya pengamanan berbasis masyarakat itu penting. Karena membantu tugas kepolisian dalam melakukan pengamanan,” jelasnya.

Kapolres Malang menyebutkan, jumlah Kampung Tangguh di wilayah hukum Polres Malang terus bertambah. Hal ini mendapat apresiasi dari Polda Jatim.

“Kita juga patut berbangga, karena jumlah Kampung Tangguh Semeru di Kabupaten Malang terbanyak se Jawa Timur,” ungkapnya.

AKBP Hendri Umar berharap keberadaan Kampung Tangguh ini tidak hanya pada saat Pandemi Covid-18, melainkan dapat dijalani untuk seterusnya.

“Kita berharap kampung tangguh tidak hanya untuk pandemi Covid-19 ini saja, tapi terus diterapkan, karena dampaknya juga sangat positif”, pungkadnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait