Kabupaten Malang Berpeluang PSBB Lagi, Dampak Terus Bertambahnya Pasien Positif Covid-19

  • Whatsapp
Foto : Bupati Malang, HM Sanusi
Foto : Bupati Malang, HM Sanusi

MALANGSATU.ID – Seiring terus bertambahnya pasien positif Covid-19 pasca Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Malang, maka berpeluang untuk kembali lagi ditetapkan PSBB, karena hingga saat ini tercatat 103 kasus pasien positif Covid-19.

Bacaan Lainnya

Seperti disampaikan oleh Bupati Malang, HM Sanusi yang mengatakan bahwa Pemkab Malang siap apabila diinstruksikan oleh Gubernur Jatim untuk peneraoan PSBB kembali.

“Jika memang Kabupaten Malang diperintahkan untuk melakukan PSBB kembali, maka yang akan dilakukan di tiga kecamatan itu,” ujarnya, Selasa, 9/6/2020.

Bupati Malang menyebutkan, bahwa tiga kecamatan yang disiapkan kembali untuk penerapan PSBB adalah Kecamatan Singosari, Kecamatan Lawang dan Kecamatan Karangploso.

“Tiga kecamatan itu yang masih merah, Kalau wilayah lainnya yang sudah hijau, maka tidak perlu dilakukan PSBB,” terangnya.

Menurut HM Sanusi bahwa Pemkab Malang akan menyiapkan skema apabila nantinya ditetapkan oleh Pemprov Jatim untuk melakukan PSBB kembali.

“Kami akan siapkan skemanya, apabila Kabupaten Malang ditetapkan melakukan PSBB kembali. Kemungkinan skemanya tidak jauh dari yang sebelumnya,” terangnya.

Lebih lanjut, Bupati Malang, mengatakan bahwa untuk pasien Covid-19 baru, akan dibawa ke RSUD Kanjuruhan dan RS Darurat Covid di Rusunawa ASN Kepanjen.

“Seluruhnya kami fokuskan di RSUD Kanjuruhan karena fasilitasnya masih memungkinkan. Apabila perlu tambahan, masih ada Rusunawa ASN,” ujarnya.

Bupati Malang, HM Sanusi menyebutkan bahwa pihaknya akan siap melaksanakan keputusan dari Pemprov apabila Kabupaten Malang diterapkan PSBB maupun new Normal.

“Kami siap jika Gubernur Jatim menyatakan Kabupaten Malang New Normal, maka Alhamdulillah tidak perlu melakukan PSBB lagi tapi tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” tandasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait