Bupati Malang Berikan Bantuan kepada Seluruh Santri, Jelang Kembalinya ke Pesantren

  • Whatsapp
Foto : Bupati Malang, HM Sanusi serahkan bantuan kepada perwakilan pengasuh ponpes
Foto : Bupati Malang, HM Sanusi serahkan bantuan kepada perwakilan pengasuh ponpes

MALANGSATU.ID – Bupati Malang, HM Sanusi akan berikan bantuan kepada 48.220 santri, yang tersebar diseluruh Pondok Pesantren di Kabuoaten Malang jelang kembalinya ke pondok pesantren pada pertengahan Juni 2020.

Bacaan Lainnya

Hal ini disamoaikan Bupati Malang saat menggelar sosialisasi penerapan protokol kesehatan pada fase new normal kepada pengasuh Pondok pesantren di Pendapa Agung Kabupaten Malang, Selasa, 9/6/2020.

Bantuan tersebut, secara simbolis diserahkan oleh Bupati Malang, HM Sanusi kepada perwakilan pengasuh Pondok Pesantren.

Bupati Malang mengatakan bahwa bantuan tersebut secara tehnis akan di laksanakan oleh Bintal Kabupaten Malang.

“Untuk tekhnis penyalurannya ada di Bagian Bintal. Sudah ada data para santri, semua mendapat bantuan tersebut,” ujarnya.

Bupati Malang, yang juga alumni Pondok Pesantren Raudlatul Ulum I Ganjaran ini menjelaskan, bahwa bantuan itu meliputi beras, minyak goreng, mi instan, hand sanitizer serta masker. Masing-masing santri mendapatkan bantuan tersebut.

“Distribusi bantuan akan disalurkan kepada masing-masing Ponpes yang ada di Kabupaten Malang,” terangnya.

Mantan Wakil Ketua PC Ansor Kab Malang ini menyampaikan bahwa Pemkab Malang sudah melakukan persiapan jelang menyambut kedatangan para santri setelah aktivitas terhenti karena pandemi Covid-19 yang melanda Kabupaten Malang.

“Bagi santri yang berasal dari luar daerah harus menyerahkan surat keterangan sehat. Lebih bagus lagi sudah melakukan Rapid Test di daerah asalnya masing-masing,” terangnya.

Lebih lanjut, Menurut Bupati Malang HM Sanusi bahwa ponpes juga wajib menyediakan fasilitas untuk mendukung pola hidup bersih dan sehat. Seperti menyediakan fasilitas cuci tangan dan kesehatan lainnya serta tempat isolasi mandiri.

“Seluruh pondok pesantren wajib melakukan protokol kesehatan,” ujarnya.

Bupati Malang menambahkan bahwa Pemkab Malang sudah melakukan sosialisasi jelang kembalinya para santri ke masing-masing pesantren yang ada di Kabupaten Malang.

“Ini kita lakukan agar tidak terjadi munculnya cluster baru dari pondok pesantren”, tandasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait