Unira Malang-PCNU Kab Malang Gagas Pelatihan Pemulasaraan Jenazah Covid-19

  • Whatsapp
Foto : Pelatihan pemulasaraan jenazah covid-19 di unira malang
Foto : Pelatihan pemulasaraan jenazah covid-19 di unira malang

MALANGSATU.ID – Pandemi Covid-19 harus dilawan bersama, tidak hanya mengandalkan pemerintah saja. Perlu masyarakat bahu membahu mengantisipasi dan siap menanggulangi Pandemi Covid-19. Termasuk bagaimana menangani jenazah di masa Pandemi Covid-19 ini.

Bacaan Lainnya

Inisiatif masyarakat ini digagas bersama oleh PCNU Kab Malang dan Unira Malang, bekerjasama dengan Rumah Sakit Wava Husada kepanjen.

Keterlibatan perguruan tinggi, termasuk Unira Malang dalam pencegahan dan penyebaran covid-19 menjadi bagian penting terlebih dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Rektor Unira Malang, Dr. Hasan Abadi yang menyampaikan bahwa keterlibatan perguruan tinggi sangat penting dalam masa pandemi.

“Keterlibatan perguruan tinggi menjadi sangat penting, terutama untuk mengedukasi masyarakat”, ujar Hasan Abadi.

Oleh karenanya, menurut Hasan Abadi, Unira Malang bersama Tim GugusTugas Covud-19 PCNU Kabupaten Malang dan Rumah sakit Wava Husada menggelar pelatihan pemulasaraan jenazah covid-19.

“Peningkatan pengetahuan masyarakat sangat penting terkait pandemi Covid-19, terutama mereka yang bertugas langsung menangani”, ujarnya.

Hasan Abadi menyampaikan bahwa pelatihan pemulasaraan jenazah ini diikuti 25 orang, yang sebagian besar adalah modin yang bertugas menangani jenazah dilingkungannya.

“Pelatihan ini terpaksa dilakukan tidak online tetapi tatap muka langsung, namun tetap dalam protokol kesehatan yang telah ditetapkan, dimana duduknya dipisah berjarak 2 meter dan semua memakai masker”, jelasnya.

Lebih lanjut, Hasan Abadi mengatakan bahwa Unira Malang akan terus mendukung semua program-program NU khususnya terkait penanganan Covid-19.

“Disamping karena memang Unira Malang adalah kampus yang didirikan oleh masyarakat Nahdliyyin juga civitas akademikanya rata-rata aktif di NU dan Banom maupun lembaganya khususnya di Kabupaten Malang”, ungkapnya.

Hasan menambahkan, kedeoan pelatihan ini rencananya akan dibuat semacam video tutorial yang akan disebarkan kemasyarakat.

“Kita rencanakan untuk membuat video tutorial pemulasaraan jenazah covid-19, supaya masyarakat semua paham bagaimana menangani jenazah di masa Pandemi ini”, pungkasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait