Terus Lakukan Validasi Data, Dinsos Siap Distribusikan Bansos Covid-19

  • Whatsapp
Foto : Kadinsos Kab Malang, H Nur Hasyim
Foto : Kadinsos Kab Malang, H Nur Hasyim

MALANGSATU.ID – Bantuan sosial kepada masyarakat dari Pemkab Malang bagi warga terdampak Civid-19 dipastikan akan terus didistrubusikan.

Bacaan Lainnya

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial H.Nurhasyim yang memastikan pihaknya siap mendistribusikan bantuan Sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19.

H.Nurhasyim, menyampaikan bahwa nantinya secara teknis pendistribusian bansis tersebut akan dibantu aparat TNI dan Polri.

“Untuk mendistribusikan ke setiap desa kami akan dibantu oleh TNI dan Polri, kemudian pihak desa yang akan medistribusikan ke rumah-rumah warga,” ujarnya, Kamis 14/5/2020.

Kepala Dinas Sosial Kabuoateb Malang menyampaikan bahwa untuk jumlah KK yang akan menerima, sebanyak 246.019 KK dan masing-masing KK akan menerima 15 kilogram beras , 1 kilogram telur dan 2 liter minyak goreng.

“Nilainya setara Rp 200 ribu, sama seperti Bansos yang diberikan Pemprov Jatim”, jelasnya.

Lebih lanjut, Nurhasyim menambahkan bahwa sementara ini pihaknya sempat mengalami kendala terkait pendataan. Seperti dicontohkan, data yang sudah fix terkadang diminta oleh pemerintah pusat maupun pemerintah Provinsi untuk memberikan bantuan yang sama.

“Makanya terkadang kita harus maping lagi,” ujarnya.

Menurut Nur Hasyim, Meski data sudah fix ,pihaknya masih memberikan batas waktu untuk mengajukan data tambahan seperti yang dilakukan Disnaker untuk membantu para pekerja yang dirumahkan maupun PHK dampakCovid -19 tersebut.

“Data dari Disnaker yang mengirimkan data pekerja terdampak covid dan Pekerja Migran yang mengalami penundaan keberangkatan serta pelaku wisata yang diajukan Disparbud,” ujarnya.

Nur Hasyim menyamoaikan bahwa dari data final yang dimiliki Dinsos tersebut, didominasi oleh buruh tani.

“Karena di Kabupaten Malang sendiri banyak didominasi lahan pertanian, Disusul Lansia, Disabilitas, dan masyarakat miskin yang tidak mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Jatim”, tandasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait