Tanpa Ribet, Pemdes Purwoasri Dan Wonorejo Singosari Distribusikan BLT-DD

  • Whatsapp
Foto : Pemdes Wonorejo salurkan BKT-DD kepada warga
Foto : Pemdes Wonorejo salurkan BKT-DD kepada warga

MALANGSATU.ID – Gerak cepat guna mengurangi beban terdampak pandemi Covid-19, Pemdes Purwoasri Kecamatan Singosari Kabupaten Malang, menyalurkan BLT DD sebesar Rp 600.000 kepada warga sasaran, Selasa 19/5/2020.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulilah, penyaluran bantuan sebesar Rp 600.000 berjalan lancar. Semoga bisa mengurangi beban terdampak pandemi Covid-19,” tutur
Kades Purwoasri Singosari Farid Harja.

Penyerahan bantuan diberikan 139 sasaran bertempat di balai desa Purwoasri Singosari.

Sebanyak 139 penerima ini adalah warga penerima diluar bantuan PKH dan BPNT.

Turut hadir dalam giat ini, DPRD Kabupaten Malang, inspektorat, muspika, babinsa, babinkamtibmas, BPD, Pendamping Desa, gugus tugas, dan relawan.

Lebih jelasnya para penerima BLT-DD adalah mereka yang belum mendapatkan BPNT (bantuan sembako), PKH, Pra-Kerja, Bansos Tunai, yang kehilangan mata pencaharian/penghasilan, belum terdata di DTKS atau memiliki anggota keluarga yang sakit kritis.

Farid menegaskan, dirinya berharap
data penerima tambahan, bisa sesuai dengan yang diajukan oleh desa agar benar benar akurat dan lebih merata penerimanya.

“Saya bersyukur kegiatan ini berjalan lancar dan doakan Corona segera pergi,” tutup Farid.

Begitu pula yang terjadi di Desa Wonorejo Kecamatan Singosari, Warga Desa Wonorejo hari ini dengan langkah pasti menghadiri undangan ke Kantor Desa yang berada di lereng barat pegunungan Bromo untuk menerima BLT-DD.

Sebanyak 223 KPM yang telah didata oleh team pendata dengan surat tugas khusus dari Kepala Desa berhak menerima Rp 600.000/bulan selama 3 bulan yang dialokasikan dari realokasi dan refokusing Dana Desa dan ditetapkan dalam Musrenbangdes-Khusus.

Desa Wonorejo yang merupakan desa kuno berdasarkan prasasti Muncang berangka tahun 944 M, merupakan desa dengan mayoritas masyarakatnya sebagai petani dan buruh swasta sehingga ditengah pandemik covid-19 tidak sedikit masyarakat yang terdampak.

Pak Nedin warga dusun Banyol salah satu penerima BLT-DD, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani merasa selama ini tidak pernah mendapatkan bantuan, laki-laki berusia 65 tahun ini mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Jokowi, pak menteri dan pemdes Wonorejo atas bantuan yg sangat dibutuhkan ditengah merebaknya covid-19.

Minggu ini seluruh desa sedang melakukan percepatan agar BLT-DD cepat tersalurkan sebelum lebaran, agar Tepat sasaran dan tepat aturan.

Seperti disampaikan oleh Samsul Hadi selaku kepala kades Wonorejo Kec Singosari yang menyatakan bahwa dana bantuan hanya stimulan dan sementara.

“Masyarakat Wonorejo harus memiliki kemandirian dalam ketahanan pangan, harus bisa memanfaatkan sejengkal lahan yang ada untuk kemanfaatan baik ekonomi atau untuk pemenuhan konsumsi keluarga”, ujarnya.

Sehingga desa Wonorejo, menurut Kades Samsul, yang sering disebut dalam beberapa prasasti di masa empu Sindok pada abad IX akan menjadi desa yang mandiri pangan.
(*).

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait