PSBB Di setujui Gubernur Jatim, Begini Tanggapan Tiga Kepala Daerah Malang Raya

  • Whatsapp
Foto : Tiga kepala daerah saat bersama Gubernur Jatim
Foto : Tiga kepala daerah saat bersama Gubernur Jatim

MALANGSATU.ID – Rakor pembahasan PSBB untuk Malang Raya digelar Gedung Grahadi, Surabaya digelar Sabtu (9/5) siang ini. Menghasilkan kesepakatan Malang Raya akan teraokan PSBB untuk mencegah persebaran Covid-19.

Bacaan Lainnya

Secara kebijakan sudah diambil yaitu Malang Raya bersepakat mengajukan usulan PSBB.  Direncanakan surat pengajuan akan disampaikan oleh Gubernur ke Kemenkes pada hari Minggu 10/5/2029 besok.

Ditemui usai pertemuan, Dewanti Rumpoko Walikota Batu menyebutkan, melihat paparan dalam rapat bersama tadi pihaknya tidak memiliki pilihan lain, kecuali mendukung PSBB Malang Raya.

menurut Dewanti, meski Kota Malang dan Kota Batu, belum waktunya PSBB tetapi persoalan ini tidak bisa dilihat secara sendiri-sendiri. Sebaliknya, melihatnya harus Malang Raya.

‘’Bagi kami, menyelamatkan warga, itu yang paling penting. Dan satu-satunya cara penyelamatan adalah dengan PSBB,’’ ujarnya.

Sementara itu Sutiaji, Walikota Malang menyebutkan, PSBB di Malang Raya sangat dimungkinkan cukup sekali saja. Artinya, dari ‘jatah’ 2 x 14 hari PSBB maka Malang Raya hanya akan mengambil opsi sekali saja.

Menurut Sutiaji, karena Malang Raya akan belajar dari kondisi PSBB Surabaya Raya. Kelemahan dan kekurangan yang terjadi di PSBB Surabaya Raya akan disempurnakan pada saat PSBB Malang Raya.

“Apa yang bisa diambil dari PSBB Malang Raya, ya Sekali saja. Mudah-mudahan hanya sekali saja. Kuncinya, tidak lain adalah kedisiplinan soal physical distancing (jaga jarak). Agar maksimal, ya harus ada punishment (hukuman) yang jelas,’’ jelasnya.

Lalu bagaimana dengan Kabupaten Malang, HM Sanusi, Bupati Malang menyebutkan, pihaknya sudah minta ke Gubernur Jatim agar PSBB dilakukan secara menyeluruh. Artinya, bukan PSBB lokal atau kota sendiri-sendiri.

‘’Tapi, untuk kabupaten kayanya tidak semuanya di PSBB. Hanya yang benar-benar zona merah saja. Mungkin hanya 10 kecamatan saja yang PSBB. Yang 23 tidak PSBB, seperti Gresik,’’ Jelasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait