PSBB Di Setujui, Bupati Malang Minimalisir Dampak Ekonomi

  • Whatsapp
Foto : Bupati Malang, HM Sanusi usai mengikuti rakor dengan Gubernur
Foto : Bupati Malang, HM Sanusi usai mengikuti rakor dengan Gubernur

MALANGSATU.ID – Disepakatinya pengajuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran Covid-19, dan disetujui oleh Gubernur Jatim dalam Rakor yang di gelar di Gedung Grahadi, Sabtu 9/5/2020. Membuat Bupati Malang turut bersepakat dalam pengajuan PSBB tersebut.

Bacaan Lainnya

Sebagai informasi, bahwa selama ini Bupati Malang agak enggan mengajukan PSBB karena lebih memikirkan nasib rakyat Kabupaten Malang jika menerapkan PSBB tersebut, terutama dampak ekonominya bagi usaha kecil, karena Kabupaten Malang jumlah penduduknya paling besar, hampir 3 juta orang.

Bupati Malang usai mengikuti rakor menyampaikan bahwa penerapan PSBB nantinya merupakan PSBB Malang Raya.

“Karena ini sudah menjadi suatu kewajiban, maka akan kita laksanakan sesuai aturan PSBB tersebut dan ini PSBB Malang Raya, bukan Kabupaten atau Kota sendiri-sendiri”, ujarnya.

Sehingga, menurut Bupati Malang masih dimungkinkan bagi pekerja di Malang Raya untuk tetap bekerja.

“Masih dimungkinkan bagi pekerja di Kota Malang maupun Batu dan Kabupaten Malang untuk tetap bisa bekerja,” ujarnya.

Bupati Malang menambahkan, PSBB di Kabupaten Malang sendiri hanya akan diterapkan dikecamatan yang sudah masuk zona merah. Ada10 kecamatan yang dikategorikan zona merah pendemi Covid-19.

“Mungkin hanya 10 kecamatan saja yang PSBB, 23 kecamatan lainnya tidak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Makang, HM Sanusi memastikan bahwa Pemkab Malang sudah menyiapkan jauh-jauh hari segala kebutuhan untuk penerapan PSBB hingga kebutuhan distribusi bantuan pangan bagi masyarakat.

Walaupun sebelumnya, Bupati Malang mengaku masih enggan mengajukan PSBB di Kabupaten Malang.

“Yang saya pikirkan adalah gejolak masyarakat saat diterapkan PSBB karena dipastikan akan berdampak terhadap sosial ekonomi masyarakat, sementara rakyat Kabupaten Malang jumlahnya hampir 3 juta”, ujarnya.

Bupati Malang menambahkan bahwa pihaknya akan terus berupaya agar dampak ekonomi saat diterapkan PSBB bisa diminimalisir.

“Ya agar masyarakat tidak makin resah, kami akan maksimalkan bantuan sosial kepada masyarakat”, pungkasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait