PSBB, Bupati Malang Tegaskan Tidak Akan Larang Kegiatan Ibadah

  • Whatsapp
Foto : Bupati Malang, HM Sanusi saat baksos di Poncokusumo
Foto : Bupati Malang, HM Sanusi saat baksos di Poncokusumo

MALANGSATU.ID – Dalam pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang nantinya akan diterapkan di Kabupaten Malang, Bupati Malang menegaskan tidak akan melarang kegiatan ibadah keagamaan.

Bacaan Lainnya

Bupati Malang mengatakan bahwa pembatasan ini tidak menutup akses, dan tidak berlaku bagi kegiatan ibadah keagamaan.

“Pembatasan ini bukan menutup akses tapi membatasi dan ini gak berlaku bagi kegiatan ibadah keagamaan, saya tidak akan melarang orang menjalankan kegiatan agama, masak orang mau menjalankan sholat kita larang, gak boleh seperti itu”, tegaanya, Minggu 10/5/2020 saat lakukan giat baksos.

Menurut Bupati Malang, bahwa kegiatan keagamaan ini sudah dijamin UUD 1945.

“Meski demikian kita minta tetap menerapkan protokol kesehatan terkait pencegahan penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak. Kalau melarang, sekali lagi saya tegaskan tidak akan melarang orang melakukan kegiatan keagamaan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati Malang menyampaikan bahwa penerapan PSBB di Kabupaten Malang sendiri, Pemkab akan melakukan secara parsial, artinya, hanya kecamatan yang masuk zona merah pendemi Covid-19 saja yang akan diterapkan PSBB.

“Untuk kecamatan zona hijau tetap diberikan edukasi berupa himbauan untuk menerapkan physical distancing dan protokoler kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19”, ujarnya.

Bupati Malang mengatakan bahwa pihaknya sudah meminta kepada memetakan kecamatan yang masuk zona merah dan hijau.

“Saya minta kecamatan yang zona hijau untuk tetap mempertahankan wilayahnya tetap zona hijau, sedangakn kecamatan zona merah yang kita tangani secara intensif,” pungkasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait