Peringati Nuzulul Quran Di Tengah Pandemi Covid-19, Ansor Wagir Gelar Santunan Yatim Dan Dhuafa

  • Whatsapp
Foto : GP Ansor Wagir Gelar santunan Yatim dan Dhuafa
Foto : GP Ansor Wagir Gelar santunan Yatim dan Dhuafa

MALANGSATU.ID – Dalam rangka memperingati Nuzulul Quran 1441 H. Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Wagir Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa yang dilaksanakan di Desa Sumbersuko Kecamatan Wagir, Minggu 10/5/2020.

Bacaan Lainnya

Seperti disampaikan oleh Candra, Ketua GP Ansor Wagir yang mengatakan bahwa peringatan Nuzulul Quran oleh Ansor Wagir diisi dengan memberikan santunan kepada 169 anak yatim dan dluafa di Desa Sumbersuko Kecamatan Wagir.

“Keguatan Santunan ini merupakan kegiatan rutin setiap Bulan Ramadlan yang diinisiasi oleh Gerakan Ansor Peduli Kecamatan Wagir”, ujarnya.

Menurut Candra, kegiatan santunan ini juga merupakan bentuk respon sosial atas dampak pandemi corona terhadap masyarakat yang kurang mampu.

“Ini juga bagian dari respon kepedulian sosial atas dampak pandemi Corona”, ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua Ansor Wagir ini menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan santunan ini digelar debgan tetap mengikuti protokol kesehatan.

“Kita libatkan 20 personil Banser untuk mengatur kegiatan ini, agar tetap melakukan protokol kesehatan ditengah pandemi Corona”, jelasnya.

Kegiatan santunan ini bertempat di depan Gedung MWC NU Wagir, berjalan sesuai protokol kesehatan yang berlaku. Peserta santunan yang datang ke lokasi diharuskan untuk mencuci tangan dan mengenakan masker yang dibagikan oleh panitia, serta menjaga jarak fisik sehingga tidak sampai berkerumun.

Sementara itu, ditempat yang sama, Kepala Desa Sumbersuko, Subekan, memberikan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan oleh GP Ansor ini dengan pemberian santunan kepada warganya ini.

“Kami berharap agar kegiatan ini terus dapat dilaksanakan. Apalagi di saat pandemi corona seperti sekarang ini yang mana masyarakat sangat merasakan dampaknya”, ujarnya

Subekan, Kades Sumbersuko mengatakan dengan adanya bantuan dari Ansor Wagir ini bisa memperingan beban masyarakat kurang mampu.

“Sekaligus ikut berperan aktif dalam rangka ikut berpartisipasi bersama pemerintah desa dalam meringankan beban masyarakat akibat dampak pandemi Covid-119,” ujarnya.

Usai pelaksanaan giat Santunan, Ketua Pelaksana Kegiatan, Ahmad Jauhari menyampaikan bahwa rencana awal pemberian santunan hanya untuk sekitar 100 anak yatim dan dluafa. Namun ternyata jumlah dana santunan yang berhasil dikumpulkan melebihi target awal.

“Dana santunan tersebut, selain dari hasil penggalangan dana melalui Kotak Ansor Peduli yang tersebar di rumah-rumah anggota GP Ansor Sumbersuko, juga bantuan 10 sak (250 Kg) beras dari PT. Wonokoyo, serta tambahan donasi dari donatur-donatur perorangan”, jelasnya.

Oleh karenanya, menurut Ahmad Jauhari, pada saat pelaksanaan jumlah anak yatim dan dluafa yang disantuni bertambah menjadi 169 yatim dan dluafa.

“Selain paket sembako, anak yatim yang berjumlah 63 anak itu juga mendapatkan masing-masing uang saku sebesar Rp. 100.000”, pungkasnya.(*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait